Wanita Ini Jadikan Sweater Sebagai Trik Hindari Bayar Bagasi Ekstra

Wanita Ini Jadikan Sweater Sebagai Trik Hindari Bayar Bagasi Ekstra

Menghindari bayar bagasi ekstra  terkadang menjadi banyak akal penumpang dalam mengemas bawaan saat berpergian dengan pesawat. . Sehingga banyak diantara mereka menyiasatinya dengan memasukan satu pakaian ke dalam satu tas, tetapi ternyata ada cara lebih cerdas yang bisa kamu lakukan.

Seorang traveler dan juga aktif di Tiktok bernama Kristen Black memiliki cara tersendiri dan dapat digolongkan cukup cerdas untuk menghindari bayar bagasi ekstra  ketika menggunakan roda transportasi pesawat.

Dari akun media sosialnya @kristenashleyblack ia memberikan tips bagaimana kamu berpergian dengan sweater di pundak dan ia merekam perjalananny di bandara hanya mengunakan tas kecil yang tidak bisa memuat semua pakaiannya.

Dia kemudian menunjukkan bagaimana menghemat ruang dengan menempatkan sweter rajutannya di tanah dan mulai menumpuk sisa pakaiannya di atasnya.

Wanita Ini Jadikan Sweater Sebagai Trik Hindari Bayar Bagasi Ekstra

Setelah menumpuk pakaian, Kristen kemudian menggulung sweter sampai terlihat seperti bantal leher DIY. Dia terlihat mengikat lehernya dengan bantal DIY tadi untuk membuat sandaran leher yang nyaman dan nyaman.

Tak hanya itu, ia pun mengumpulkan perlengkapan mandinya dan mengemas ke dalam tas kecil. Tentu saja, kita juga harus mempertimbangkan oleh-oleh yang dibeli saat liburan dan Kristen juga punya solusi agar tidak memakan tempat lagi di tas Anda.

Dia menempatkan kelinci mainannya di kepalanya dan mengeluarkan topi wolnya yang dia letakkan di atas kepalanya untuk mengamankan suvenirnya di posisinya. Wanita itu juga terlihat memanfaatkan saku besar di mantel panjangnya.

Menjelang akhir video, dia menunjukkan penampilan dirinya setelah mencoba berbagai peretasan. Pada akhirnya, keterangan di layar berbunyi: “Siap untuk pekan mode Paris + hemat uang.”

Video yang berisi tipsnya ini telah  ditonton 2,8 juta kali, dengan lebih dari 260.000 suka dan ribuan komentar dari orang-orang. Sementara itu, Akun TikTok resmi Ryanair menanggapi klip itu dengan ketakutan dan menulis: “Bestie, aku takut.”

Beberapa orang mengatakan bahwa mereka akan mencobanya sendiri. Satu orang menulis: “Berhenti. Saya memiliki penerbangan Ryanair besok dan saya hanya memiliki tas kabin, saya akan mengenakan tiga kaos.”

Jangan Tinggalkan Barang Ini Jika Berwisata Ke Air Terjun

Jangan Tinggalkan Barang Ini Jika Berwisata Ke Air Terjun

Berwisata ke air terjun merupakan salah satu destinasi mengisi waktu libur yang mengasyikan bersama keluarga. Meski demikian, untuk berwisata ke curug tentu harus membawa peralatan yang harus dibawa dan tidak boleh ditinggalkan.

Itulah kenapa banyak paket wisata yang menawarkan berlibur ke air terjun atau curug. Karena di lokasi ini selain memberikan refreshing, melakukan kegiatan olahraga dengan menyusuri aliran sungai hingga memberikan kesegaran alam.

Meski demikian, untuk mencapai air terjun biasanya traveler akan melewati beberapa jalan yang cukup menguras tenaga sehingga diperlukan sikap hati-hati. Karena itu beberapa barang yang wajib dibawa akan membantu traveler saat berlibur ke air terjun.

Nah agar liburan dicurug kamu tidak membuat sengsara, maka sebaiknya perhatikan barang yang wajib dibawa:

  1. Baju ganti

Ketika kamu ingin traveling ke air terjun sebaiknya menggunakan pakaian berbahan ringan jangan menggunakan pakain tebal sehingga akan terasa berat ketika terkena air. Nah ketika air terjun itu berada didataran tinggi, maka sebaiknya  membawa jaket sebagai baju penghangat.

Katika kamu bermain di air terjun maka kondisi pakaian yang kamu pakai tentu akan basah. Karena itulah membawa pakaian ganti merupakan barang yang wajib kamu bawa, agar kamu tidak kedinginan dan sakit.

  1. Alas duduk

Alas duduk merupakan barang yang wajib kamu bawa ketika berkunjung ke air terjun. Meski kamu tidak bermain air, maka kamu bisa menggelar alas duduk untuk menikmati pemandangan dan kesejukan sekitar air terjun sambil menikmati minuman hangat dan cemilan.

Kamu nggak perlu membawa tikar yang tebal, sekarang ini banyak kok alas duduk atau tikar yang tipis dan ringan tapi tetap nyaman.

  1. Sandal antiselip

Biasanya jalan menuju air terjun atau curug berbentuk jalan menanjak atau menurun dengan dasar bebatuan yang terkadang licin. Nah untuk kamu juga wajib membawa sandal gunung yang tentunya di desain dengan karet anti slip.

Sehingga traveler akan terhindar dari resiko cidera seperti kepleset hingga kaki terkilir, sehingga dengan menggunakan sandal gunung akan membuta perjalanan kamu lebih aman.

  1. Air Mineral

Membawa air mineral sendiri merupakan kewajiban yang tidak boleh kamu abaikan ketika berlibur ke air terjun. Karena meski pun suasana menuju air terjun umumnya sejuk karena rimbunnya hutan dan pepohonan.

Tetapi jalan menuju air terjun yang biasanya agak jauh dengan trek menanjak dan menurun akan menguras tenaga traveler. Maka dengan menyiapkan air mineral secukupnya mampu menghindari kamu dari kehausan.

  1. Tas Tahan Air

Gunakanlah tas dengan spesifikasi tahan air. Karena berkunjung ke air terjun sangat akan rentan dengan basah. Bisa kecipratan air terjun yang terbawa angin hingga lembabnya hutan disekitar air terjun. Sehingga dengan membawa tas anti air air akan melindungi barang-barang yang lain sehingga tidak basah.

Barang-barang elektronik, baju kering atau bahan lain yang sangat rentan dengan air. Tetapi jika kamu tidak memiliki tas anti air, maka sebaiknya kamu membawa kantong plastik yang cukup untuk menaruh barang-barang tersebut ke dalamnya dan terhindar dari air.

  1. Cemilan

Berkunjung atau bermain air di air terjun tentu jauh dari pedagang yang menjual makanan. Karena itulah sebaiknya kamu mempersiapkan beberapa snack atau cemilan sehingga dapat mengisi perut setelah tenaga terkuras menuju dan bermain air.

Dengan membawa cemilan juga akan menjadikan liburan kamu di sekitar curug menjadi lebih asyik. Ketika bosan bermain air, maka kamu bisa merasakan nikmatnya kopi atau teh panas dengan cemilan yang lezat.

  1. Kantong plastik

Selain untuk melindungi barang-barang yang rentan air, kantong plastik juga berguna untuk membungkus pakaian basah setelah kamu bermain air di curug. Sehingga barang-barang yang lain tidak ikut basah dan lembab.

Tips Packing Koper Agar Muat Banyak

Packing koper atau mengemas koper tentu menjadi pengetahua yang harus kamu ketahui jika ingin traveling atau menjadi backpacker, hal ini tentunya berpengaruh dari bawaan barang dan berat bawaan yang akan kamu tanggung.

Karena itulah packing koper sangat penting sebelum kamu melakukan traveling. Sebelum kamu berangkat liburan maka sebaiknya persiapkan koper kamu atau backpack kamu dan sesuaikan dengan barang-barang yang akan kamu bawa.

Meski sekarang ini belum seratus persen terbebas dari Corona tetapi jika kamu ingin traveling tentu akan menambah beberapa barang-barang protokol kesehatan yang masuk dalam list di koper kamu dan tentunya juga akan memakan ruang didalam koper.

Untuk itu, beberapa tips packing koper ini bisa kamu lakukan sebelum melakukan traveling:

  1. Gulung pakaian

Salah satu trik packing koper yang harus kamu ketahui adalah bagaimana melipat pakaian ganti yang akan kamu bawa. Rahasia para traveling adalah tidak melipat baju ganti kamu tetapi menggulung baju hingga menjadi seperti botol.

Hasil gulungan baju gantu tersebut tentu membuat ukurannya menjadi lebih kecil dan tidak memakan ruang dalam koper. Selanjutnya dengan menggulung pakaian tersebut maka baju tidak akan mudah kusut.

  1. Gunakan vacuum bag

Rahasia selanjutnya agar kamu bisa packing koper dan memuat banyak barang maka langkah selanjutnya dengan meminimalisir ruangan koper agar tidak ada yang tersisa. Salah satunya denngan mengggunakan vacuum bag.

Dengan menggunakan plastik atau kantong kedap udara maka barang-barang akan terpresh hingga ukuran minimal, sehingga banyak menyisakan ruangan koper. Sehingga kamu bisa menata barang-barang di dalam koper.

  1. Pakai prinsip piramida

Langkah salanjutny yang menjadi rahasia traveler terkenl adalah bagaimana menyusun baju di dalam koper. Untuk packing koper agar muat banyak maka kamu harus menyusun baju sesuai dengan piramida.

Maksudnya kamu akan memasukan baju yang lebih besar dan tebal pada bagian bawah. Kemudian tumpukan selanjutnya adalah baju-baju yang lebih kecil dan tipis. Hal ini sangat membantu kamu agar koper kamu muat banyak.

  1. Pilih lagi baju-baju yang akan dibawa

Kegiatan ini merupakan hal yang paling penting. Sebelumnya kamu harus menyortirt baju yang akan kamu bawa. Sesuaikan antara kebutuhan dengan baju yang akan kamu bawa jangan sampai membawa baju yang tidak penting.

Untuk menentukan barang atau baju yang akan kamu bawa tentu disesuaikan dengan tujuan wisata kamu. Jika ingin berwisat ke daerah pegunungan, tentunya kamu harus membawa baju hangat, dan peralatan penghangat lainnya.

Jika kamu kepantai maka pastikan kamu membawa baju yang cukup sebagai ganti karena bermain air saat dipantai. dan jangan membawa baju tebal yang membuat kamu gerah. Jangan membawa banyak barang tidak sesuai kebutuhan, seperti payung, sepatu lebih dari satu pasang, membawa banyak celana jeans karena menyita banyak ruangan koper.

  1. Bawalah kosmetik dalam ukuran mini

Bagi kamu ladies  yang ingintraveling dan tetap cantik saat upload di media sosial, tentu peralatan kecantikan menjadi hal yang tak bisa ditinggalkan. Meski demikian, bukan berarti kamu memindahkan seluruh peralatan kosmetik yang ada dilemari ke dalam koper. Packing koper selannjutnya adalah membawa peralatan kosmetik dalam ukuran mini.

Kamu bisa membawa peralatan kosmetik atau peralatan mandi dalam ukuran yang mini. Sekarang banyak dijumapi botol-botol travel kit agar mempermudah traveler dalam packing koper sehingga menjadi praktis.

  1. Manfaatkan ruang kosong yang tersisa untuk membawa oleh-oleh

Nah jika kam telah mengikuti tips diatas dengan cara melipat dan packing koper secara paktis sehingga menyisakan ruangan. Maka ruang kosong kamu tentu bisa kamu manfaatkan sebagai ruang untuk menaruh oleh-oleh selama kamu traveling.

Hal ini tentu tidak akan membuat kamu repot saat pulang dengan membawa oleh-oleh buat dibagikan kepada keluarg atau teman dekat. Namun Tak jarang banyak dijumpai wisatawan yang direpotkan dengan tentengan oleh-oleh. Sehingga cara packing koper menjadi hal yang penting yang harus kamu ketahui

Itulah beberap tips packing koper agar muat banyak yang bisa kamu praktekan saat berlibur nanti. Selamat mencoba!

 

Tips Hindari Kantong Jebol Saat Backpacker ke Labuan Bajo

Tips Hindari Kantong Jebol Saat Backpacker ke Labuan Bajo

Backpacker merupakan metode berwisata dengan budget murah yang sangat trend sejak satu dekade ini. Saat ini untuk berlibur ke Labuan Bajo pun banyak wisatawan yang menjadi backpacker agar bisa menikmati keindahan Indonesia Timur tersebut.

Keindahan alam kawasan Nusa Tenggara Timur ini memang tidak bisa dibantah. Pemandangan yang indah dengan penduduk yang ramah menjadikan kawasan ini menjadi tujuan para backpacker. Salah satu wisata premium Indonesia adalah Pulau Komodo yang masuk dalam pemerintahan di Labuan Bajo.

Sehingga tidak sedikit wisatawan yang ingin berkunjung ke Labuan Bajo. Meski telah backpackeran tetapi kamu bisa lebih menghemat pengeluaran ketika berlibur kesana. Berikut beberapa tips agar kantong tak jebol yang bisa kamu lakukan:

  1. Datang saat low season

Meski tips ini terkesan klasik, namun berlibur dimasa low sason memang membuat perbandingan biaya yang dikeluarkan menjadi berbeda. Ketika kamu berkunjung di akhir tahun maka itu masuk dalam mas liburan panjang atau high season dimana lokasi banyak dikunjungi oleh para wisatawan.

Nah bagi kamu yang ingin hemat saat berkunjung ke Labuan Bajo sebaiknya hindari perjalanan dibulan November-Desember. Selain harga akomodasi yang meroket pada bulan tersebut masuk pada musim hujan sehingga tidak akan maksimal mengeksplore destinasi wisata di Labun Bajo.

Alangkah baiknya, jika kamu berkunjunhg pada bulan Juli hingga September selain memiliki cuaca yang masih masuk di musim panas. Sehingga kamu bisa menikmati spotspot wisata yang indah di Labuan Bajo dengan maksimal.

  1. Kombinasikan perjalanan udara dan darat

Langkah penghematan yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengkombinasi perjalanan  udara dan darat. Untuk menghemat perjalanan ke Labuan Bajo kamu juga bisa menempuh perjalanan darat. Dengan menggunakan bus dari Lombok.

Perjalanan backpackeran bisa kamu mulai dari Mataramm dengan waktu tempuh hingga 24 jam. Umumnya dalam bus antar propinsi tersebut sudah termasuk jasa makan malam, tiket penyeberangan kapal.

Untuk harganya bisa mencapai ratusan ribu, tetapi kamu tidak akan bosan, karena sepanjang perjalanan kamu akan disuguhakn pemandangan indah Nusa Tenggara Barat. Namun jika berpergian menggunakan bus, bawalah vitamin untuk menjaga kesehatan.

  1. Buat itinerary sendiri

Sebelum kamu berangkat untuk traveling ke Labuan bajo sebaiknya kamu membuat itinerary sendiri, riset terkait perjalanan kamu tentu sangat penting. Kamu bisa menyusun spot-spot perioritas dan terkenal di Labuan Bajo yang harus kamu kunjungi.

Dengan melakukan riset terkait pengetahuan wilayah dan spot wisata yang akan kamu kunjungi, maka kamu tidak akan kebingungan ketika sampai di Labuan Bajo. Jangan sungkan untuk mengunjungi grup backpacker yang banyak di media sosial.

Kamu bisa bertanya langsung dan mendapat pengetahuan dan masukan dari anggota grup yang telah melakukan perjalanan ke Labuan Bajo, sehingga kamu bisa mendapatkan harga penginapan yang murah, rekomendasi orang-orang di Labuan Bajo yang dapat membantu kamu saat traveling kesana.

  1. Pergi dengan kelompok

Nah ini merupakan tips yang sangat ampuh untuk kamu yang ingin berkunjung ke Labuan Bajo. Lakukan perjalanan ke Labuan bajo dengan cara berkelompok. Dengan melakukan share cost maka biaya yang kamu keluarkan akan semakin hemat.

Berpergian atau solo traveling bukanlah sebuah perjalanan yang murah. Karena ketika kamu akan mengunjungi daerah yangidak memiliki transportasi umum, maka kamu akan menyewa sebuah kendaraan yang tentu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Selain berjalan dalam sebuah kelompok dapat memberikan rasa lebih aman untuk saling melindungi. Dengan melakukan backpackeran secara kelompok mampu menghemat biaya sehingga kantong tidak akan jebol.

Kamu bisa share cost atau patungan ketiak harus menyewa kendaraan, perahu saat menjelajahi pulau, hingga biaya penginapan, dimana biaya penginapan bisa ditanggung rata oleh jumlah orang. Hasilnya tentu akan menjadi lebih murah dibandingkan harus berpergian sendiri.

Itulah beberapa tips agar terhindar kantong jebol ketika mengunjungi Labuan Bajo, sehingga kamu biaya yang telah kamu anggarkan bisa mengeksplor spot-spot wisata Labuan Bajo lebih banyak.

Traveling Aman Ke Tempat Wisata

Inilah Tips Traveling Di Masa Pandemi I

Meski sekarang ini Jawa dan Bali telah mengalami penurunan tingkat level PPKM atau pembatasan kegiatan masyarakat, namun bagi kamu yang ingin melakukan traveling harus tetap waspada terkait penularan Covid 19.

Meski di Jawa dan Bali mengalami penurunan tingkat penyebaran, tetapi bukan berarti sudah bebas dari Covid 19. Sehingga kegiatan traveling juga harus dilakukan dengan aman, dan bukan tanpa resiko terjangkit Covid 19.

Namun bagi kamu yang memang telah menjadwalkan untuk berwisata maka agar aman dalam berlibur harus memperhatikan beberapa hal dibawah ini :

1.Lakukan Swab

Meski melakukan swab antigen atau PCR menambah pengeluaran dan liburan menjadi mahal, tetapi kesehatan kamu dan keluarga tetap menjadi prioritas yang paling utama. Maka sebaiknya kamu melakukan swab ini sebelum dan sesudah melakukan traveling, sehingga kamu dipastikan bebas dari Corona.

Jika hasil test negative maka kamu bisa melanjutkan rencana traveling kamu bersama keluarga. Jika hasilnya sebaliknya, maka alangkah baiknya kamu membatalkan rencana tersebut, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

2.Ketahui destinasi yang mau dituju

Melakukan riset terkait dengan destinasi wisata yang akan kamu kunjungi, untuk melakukan mencari informasi pada jaman sekarang tidaklah sulit. Kamu bisa melakukan browsing terkait destinasi tempat wisata yang akan dikunjungi, hotel tempat menginap, hingga transportasi yang akan kamu gunakan.

Selain itu, kamu harus mencari tahu apakah ketiga tempat tersebut telah melakukan standar prokes yang telah diterapkan oleh pemerintah. Kemudian pelajari syarat-syarat yang ditentukan sehingga tidak terjadi  masalah saat traveling.

Tak hanya itu, bagi kamu dan keluarga yang hendak melakukan liburan, maka sebaiknya kamu memilih destinasi wisata yang berda pada daerah zona hijau, sehingga persentase tertular Covid 19 sangat minim.

3.Cari destinasi outdoor

Tips selanjutnya kamu bisa memilih destinasi wisata alam atau destinasi yang bersifat terbuka karena penularan Covid 19 kemungkinan lebih besar pada ruangan tertutup. Sehingga hindari mengunjungi tempat wisata yang berupa ruangan seperti museum dll.

Mengunjungi wisata alam merupakan langkah yang sangat bijaksana ketika kamu akan traveling apalagi bersama anak-anak dengan mengunjungi alam yang asri dan nyaman. Kamu bisa menikmati keindahan alam pegunungan.

Bisa melakukan camping bersama keluarga, mandi di air terjun, mendaki gunung, menjelajahi pulau atau bermain disekitar pantai yang indah. Menikmati sunset disebuah pantai juga bisa menjadi momen yang menakjubkan bersama keluarga.

Dengan menikmati suasana alam yang memberikan ketenangan dan rileksasi yang tinggi maka akan berdampak positif bagi imun tubuh, sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh dari penularan Covid 19.

Nah, untuk selanjutnya kamu bisa menerapkan prokes standar yang telah diterapkan oleh pemeritah seperti memakai masker, menjaga jarak, memncuci tangan merupakan 3 langkah yang wajib kamu terapkan bersama keluarga.

Traveling Aman Ke Tempat Wisata

Traveling Aman Ke Tempat Wisata

Selama hampir 2 tahun ini pandemi menyerang dunia, banyak aktivitas masyarakat yang dibatasi, sehingga banyak traveler yang bosan dirumah telah merencanakan untuk traveling. Lantas bagaimana traveling aman ketika mengunjungi sebuah tempat wisata.

Berdasarkan peraturan pemerintah yang tertuang dalam keputusan Menteri Kesehatan No.HK.01.07/MENKES/382/2020 Tentang prokes bagi masyarakat di tempat atau fasilitas umum guna mencegah penyebaran viru corona.

Nah buat kamu yang ingin traveling aman saat berkunjung ke suatu tempat wisata maka perhatikan 7 poin yang harus kamu terapkan untuk pencegah penuluran Covid 19 di sebuah tempat wisata.

1.sebelum kamu merencanakan traveling, maka sebaiknya traveling aman berasal dari diri sendiri. Sebaiknya kamu memastikan diri sendiri dalam kondisi prima ketika mengunjungi destinasi wisata. Tapi jika kamu mengalami gejala batuk, pilek, demam, dll, maka sebaiknya kamu tetap berada dirumah dan segera memeriksakan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.

2.Selalu menggunakan masker

Meski kampanye penggunaan masker sangat massif dan menjadi gaya hidup baru, tetapi dalam prakteknya terkadanga sangat sulit. Bukan berarti kita dengan sengaja tidak ingin menggunakan masker di tempat wisata, namun lebih kepada posisi masker yang tidak tepat sehingga tidak memberikan perlindungan yang maksimal.

3.Biasakan sering cuci tangan

Dimana pun kamu berada apalagi pada sebuah destinasi wisata terkenal, maka dapat dipastikan akan bertemu dengan banyak orang. Untuk itu disarankan kamu harus sering mencuci tangan. Untuk itu bawalah hand sanitizer sebagai alternatif jika tidak ditemukan air dan sabun untuk cuci tangan.

4.Jaga Jarak

Jaga jarak di sebuah lokasi wisata sangat penting. Jika kamu memasuki sebuah tempat wisata yang tidak menerapkan jaga jarak maka sebaiknya kamu hindari. Bisa ditempat wisata, rumah makan, stasiun, terminal maupun bandara.

5.Bersihkan tubuh dan peralatan

Langkah selanjutnya jika kamu baru pulang dari tempat wisata maka sebaiknya kamu segera membersihkan tubuh. Mengganti semua baju yang dipakai saat traveling, bahkan kamu juga harus membersihkan peralatan yang kamu bawa seperti handphone, kacamata, tas, dll dengan cairan disinfektan.

Protokol kesehatan untuk pengelola tempat wisata:

Ketika kamu telah menerapkan bagaimana traveling aman di saat pandemi, selanjutnya kamu juga harus memperhatikan bagaimana pengelola tempat wisata menerapkan standar prokes yang telah diatur oleh pemerintah.

1.Disinfektan secara berkala

Sebelum berangkat, mak sebaiknya cari informasi terkait tempat wisata yang menjadi tujuan apakah telah menerapkan penyemprotan disinfektan secara berkala. Traveling aman akan tercipta jika penyemprotan disinfektan dilakukan minimal 3 kali sehari pada area, sarana, dan fasilitas tempat wisata tersebut yang digunakan orang banyak.

2.Pastikan tempat wisata yang akan kamu kunjungi menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun yang mudah diakses oleh pengunjung.

3.Ketika berkunjung ditempat wisata tersebut, maka perhatikan kamar mandi atau toilet bekerja dengan baik, bersih, dan tidak berbau. Selain terdapat petugas yang berjaga disana yang mengawasi protokol kesehatan disekitar toilet dengan selalu membersihkan cairan disinfektan.

4.Memastikan pengelola tempat wisata memiliki pekerja yang selalu menerapkan protokol kesehatan agar dapat melindungi wisatawan yang datang dari penularan Covid 19.

5.Terdapat petugas yang selalu memeriksa suhu tubuh pengunjung, selain itu ada informasi larangan masuk bagi wisatawan yang memiliki gejala Covid 19 seperti, demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas.

6. Terdapat media informasi yang berguna untuk mengingatkan pekerja ditempat wisata dan pengunjung untuk selalu menerapkan prokes seperti pembatasan jarak fisik, selalu mencuci tangan, hingga pengguna masker yang baik.

Ketika kamu telah memperhatikan hal-hal tersebut maka dipastikan kamu telah melakukan traveling aman untuk berkunjung ke sebuah tempat wisata yang menjadi tujuan. Selamat menikmati!

Tips Aman Menginap di Hotel Versi WHO

Tips Aman Menginap di Hotel Versi WHO

Pandemi Covid 19 yang telah berlangsung selama hampir 2 tahun ini telah membuat masyarakat was-was jika harus berpergian jauh dan menginap di hotel. Meski demikian, terkadang kita terpaksa karena tuntutan pekerjaan harus ke luar kota dan menginap dihotel.

Walaupun kampanye terkait protokol kesehatan terus dilakukan. Namun angka penuluran Covid 19 di Indonesia cukup tinggi. Sehingga wajar saja jika masih banyak masyarakat Indonesia khawatir tertular virus corona.

Langkah antisipatif dari pengusaha hotel pun terus dilakukan agar tamu yang menginap di hotel merasa nyaman dan aman. Bahkan pemerintah juga telah menerapkan aturan tersendiri bagi para pengusaha hotel untuk melakukan prokes secara ketat.

Tak hanya itu, kini banyak manajemen hotel pun menjadikan langkah antisipasi dengan menerapkan standar protokol kesehatan sebagai nilai lebih dari sebuah promo. Mengingat angka okupasi tamu yang menginap di hotel terus menurun.

Jadi ketika kamu ingin traveler dan menginap di hotel maka harus dipastikan hotel-hotel yang telah menerapkan peraturan pemerintah terkait dengan protokol kesehatan yang harus difasilitasi oleh manajemen hotel.

Menurut WHO atau badan kesehatan dunia, maka beberapa tips dibagikan untuk para traveler yang menginap di hotel.

1.Rajin membersihkan tangan

Langkah ini merupakan tahap awal yang harus dibiasakan bagi kamu yang terpaksa harus keluar kota atau traveling dan menginap di hotel. Direkomendasikan untuk selalu membersihkan tangan selama 20 detik menggunakan hand sanitizer dan 40 detik menggunakan air dan sabun.

Bahkan WHO juga menjelaskan ada beberapa fasilitas hotel yang bisa kamu gunakan, seperti, gym, kolam renang, restoran, pantai disekitar hotel bisa kamu gunakan tetapi memiliki garis merah yang telah diterapkan.

1.Ada batasan terhadap jumlah maksimum orang yang diberikan akses masuk, hal ini bertujuan agar jarak jarak tercipta dan penggunaan masker merupakan perangkt wajib ketika kamu harus beraktivitas disekitar hotel.

2.Pastikan ada tempat cuci tangan pada setiap ruangan atau fasilitas yang diberikan oleh manajemen hotel.

3.Handuk yang tersedia hanya sekali pakai

4.Tempat  sampah yang ada disekitar hotel harus senantiasa tertutup sehingga lebih terjaga kebersihannya.

5.Untuk beberapa area yang banyak menjadi interaksi antara manusia maka menjadi area yang harus di semprot disinfektan secara teratur sepanjang waktu.

2.Perhatikan prokes pada restoran

Nah ketika kamu makan direstoran maka alangkah baiknya jika memperhatikan protokol kesehatan yang diterapkan oleh restoran tersebut. Meski tidak ada kajian penyebaran virus ini melalui makanan, tetapi aktivitas disekitar restoranlah yang harus di waspadai.

Untuk restoran yang menerapkan metode prasmanan maka sebaiknya dihindari, hal ini tentu disebabkan resiko kontak fisik dengan para tamu yang lain dan peralatan yang disentuh. Sehingga menyebabkan resiko penularan semakin tinggi.

Bahkan WHO juga merekomendasikan ruangan hanya terbagi untuk 4 orang dalam sebuah ruangan 10 meter. Jarak antara belakang kursi dengan kursi yang lain sebaiknya berjarak 1 meter. Begitu juga dengan tamu yang duduk berhadapan. Bahkan saat kamu meninggalkan ruangan restoran juga disarankan untuk mencuci tangan.

3.Penggunaan AC atau kipas angin di tempat umum

Sirkulasi udara merupakan faktor penting yang harus di perhatikan. Jendela atau ventilasi tentu dapat mencegah penyebaran virus corona. Sirkulasi udara dari AC, kipas, atau alat sirkulasi apapun harus dihindari jika memungkinkan.

Jika ada jendela maka sebaiknya dibuka agar terjadi perputaran udara dan meminimalisir hembusan udara dari beberapa orang. Untuk itu, untuk ruangan yang memiliki AC maka harus dilakukan prosedur pembersihan disinfektan setiap saat.

4.Bagaimana jika wisatawan yang sakit berada di hotel atau restoran?

Ketika kamu melihat atau merasakan gejala Covid 19 seperti batuk, demam, suhu tubuh meningkat, dan terlihat kelelahan, maka sebaiknya kamu memberitahukan pihak hotel atau restoran, sehingga manajemen bisa meneruskan kepada satgas Covid 19 dan melakukan isolasi mandiri.

Jika semua tips aman menginap di hotel telah kamu lakukan. Maka tidak perlu khawatir akan tertular Covid 19. kamu cukup berpikiran positif dan menikmati liburan kamu bersama keluarga, sehingga akan menambah kekuatan imun tubuh dan efeknya virus corona pun tak ingin dekat-dekat ddengan kamu.

 

Dimanakah Kursi Aman Di Pesawat Saat Pandemi?

Dimanakah Kursi Aman Di Pesawat Saat Pandemi?

Traveling di masa pandemi seperti sekarang ini bikin membuat traveler menjadi was-was. Apalagi ketika kamu harus menggunakan pesawat yang tentunya memiliki resiko besar terpapar Covid 19. Memilih kursi aman di pesawat menjadi langkah penting  agar tidak terpapar virus tersebut.

Tak dapat dipungkiri penyebaran virus Covid 19 dari luar negeri bisa masuk melalui jalur penerbangan yang membawa orang asing. Sehingga resiko tertular virus ini lebih tinggi ketika kamu melakukan penerbangan. Untuk meminimalisir maka perhatikan tempat kamu duduk selama penerbangan.

Untuk mengurangi rasa khawatir terhadap penyebaran virus ini, maka kamu bisa memilih kursi aman dipesawat. Karena transportasi menggunakan pesawat tetap menjadi primadona pilihan ketika harus mobilitas.

Tingginya angka pengguna transportasi pesawat tentu menjadi angin segar bagi industri penerbangan yang sedang bertahan. Meski banyak orang yang tetap merasa khawatir ketika harus menggunakan moda transportasi pesawat.

Secara teknis dalam sebuah pesawat selalu dilengkapi dengan fasilitas HEPA filter yang berfungsi untuk menyaring udara dan membunuh mikro organisme di dalam kabin. Jika tetap merasa khawatir letak kursi yang aman di pesawat  juga bisa menngurangi rasa ke khawatiran kamu.

1.Pilih kursi pesawat di bagian dekat jendela.

Dari berbagai sumber, para pakar medis hingga perjalanan menyatakan kursi yang aman di  pesawat sehingga maksimal terhindar dari paparan virus Covid 19 adalah bangku yang berada di dekat jendela. hal ini tentu lebih aman jika dibandingkan kursi yang terletak di lorong kabin.

Hal ini tentunya bukan berarti 100 persen aman. Kursi pesawat yang dekat jendela karena memang tidak dilewati oleh banyak orang. Berbeda kursi pesawat yang letaknya di lorong, maka akan menjadi akses orang bolak-balik, sehingga meningkatkan resiko.

2.Kursi bagian depan atau belakang

Pada intinya kamu harus memilih bagian kuris aman di pesawat yang tidak dilalui oleh banyak orang. Kursi bagian belakang atau paling depan juga bisa menjadi pilihan aman ketika kamu harus berpergian dengan menggunakan pesawat.

Ketika berada di kabin pesawat, kursi pada bagian ini memang sangat jarang dilalui banyak orang. Meski masih tetap dilalui oleh para crew pesawat. Tetapi lebih baik dibandingkan jika kamu duduk di kursi tengah dan bagian lorong.

3.Bangku berjarak atau kelas bisnis

Sementara itu, kursi aman di pesawat selanjutnya adalah pesawat yang menerapkan protokol kesehatan dengan memberikan jarak pada kursi penumpang. Hal ini tentu akan membatasi daya angkut penumpang hingga 50 persen.

Jika maskapai tidak menerapkan hal tersebut, maka kamu bisa memilih kursi pesawat yang memiliki jarak cukup luas, seperti kursi pesawat yang terletak didekat pintu darurat atau kelas bisnis yang lebih besar dan sedikit orang.

Ketika berada dikursi dekat pintu darurat maka pada umumnya kabin pesawat memberikan ruang yang lebih luas dibandingkan pada bagian lain. Karena pada daerah ini memang digunakan sebagai lokasi evakuasi penumpang jika terjadi kecelakaan.

Meski demikian, terlepas dari letak posisi kursi aman di pesawat, sebenarnya tingkat terpapar corona relatif lebih rendah jika dibandingkan di bandara. Hal ini dibandara kamu akan bertemu banyak orang dari berbagai manca negara sehingga meningkat resiko tertular.

Untuk itulah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan handsanitizer maka bisa mengurangi penularan Covid 19 dan mengurangi rasa khawatir ketika melakukan penerbangan.

Tips Aman Menginap di Hotel Versi WHO

Traveling Bersama Anak Yang Belum  Di Vaksin? Perhatikan Hal Ini!

Pada masa pandemi seperti saat ini traveling bersama anak tentu menjadi Masalah tersendiri. Bukan saja pemerintah sedang membatasi aktivitas masyarakat, tetapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum traveling bersama anak.

Meski sekarang ini program vaksinasi terus digencarkan pemerintah untuk mengatasi Covid-19, tetapi untuk saat ini belum ada lampu hijau vaksin corona buat anak-anak. Sehingga ketika kamu traveling bersama anak yang belum divaksin akan menjadi kendala tersendiri.

Tak hanya itu, selain rasa khawatir penularan Covid-19 kepada anak setelah liburan. Saat ini juga pemerintah mewajibkan mereka yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh harus memiliki sertifikat vaksin sebagai bukti telah melakukan vaksinasi.

Sayangnya jika kamu ingin sekali traveling bersama anak yang belum divaksin, karena memang belum ada anjuran pemerintah untuk vaksin bagi anak berumur 12 tahun ke bawah. Maka sebagai orang tua wajib memperhatikan beberapa hal dibawah ini.

Untuk mencegah penularan Covid 19 saat traveling, maka sebelumnya kamu harus memperhatikan tujuan liburan, akan bertemu dengan siapa saja, dan apa yang akan dilakukan ditempat wisata, maka 4 hal ini harus dilakukan untuk menjaga anak-anak tertular.

  1. Seberapa besar risiko Covid-19 bagi anak-anak?

Pertimbangkan rencana kamu yang ingin traveling bersama anak yang belum di vaksin. Pasalnya anak-anak yang belum divaksin tentu memiliki resiko tertular Covid 19 lebih tinggi. Selain resiko tertular langsung dan resiko menularkan kepada orang lain.

Walau pada umumnya anak-anak tidak memiliki penyakit berat yang dialami mereka yang berusia lanjut, sehingga angka kematian pada anak akibat Covid 19 tergolong rendah. Meski kasus kematian anak akibat Covid 19 tetap ada.

  1. Transportasi apa yang akan digunakan?

Menentukan transportasi yang digunakan saat traveling bersama anak yang belum divaksin harus menjadi poin yang harus diperhatikan. Pertama apakah menggunakan kendaraan pribadi (rental) atau menggunakan kendaraan umum.

Kedua jika menggunakan kendaraan umum, maka pertimbangan menggunakan pesawat, kereta, atau bus. Artinya kamu dan keluarga akan terus bertemu banyak orang saat menuju lokasi, sehingga meningkatkan resiko penularan Covid 19.

Ketika menggunakan jalur penerbangan maka kamu akan bertemu dengan banyak orang dari seluruh dunia, ketika berada di bandara atau pesawat. Sedangkan berpergian dengan menggunakan mobil lebih aman, karena bertemu dengan orang lebih banyak pada saat ditempat istirahat.

  1. Level di daerah sekitar destinasi wisata

Kali ini perhatikan lebih destinasi wisata yang akan kamu kunjungi bersama keluarga. Sebaiknya kamu hindari traveling bersama anak yang belum divaksin ke sebuah destinasi wisata dengan level penularan Covid yang tinggi.

Ketika berkunjung ke destinasi wisata dengan daerah level 4, maka akan semakin tinggi tingat penularan Covid 19 kepada kamu dan keluarga. Nah untuk itu kamu sebaiknya memilih destinasi wisata dengan daerah zona hijau yang aman buat anak-anak.

  1. Kegiatan apa yang aman?

Ketika telah menentukan destinasi wisata yang telah dipilih, maka sebaiknya pertimbangkan juga kegiatan apa yang akan kamu lakukan pada saat traveling bersama anak yang belum di vaksin. Hal ini penting untuk mengukur seberapa besar tingkat penularan Covid 19 pada anak.

Staycation menikmati fasilitas hotel atau kamu akan melakukan kegiatan luar ruangan yang bertemu dengan banyak orang. Disarankan ketika melakukan kegiatan diluar ruangan semaksimal mungkin menghindari bertemu orang diluar keluarga.

Kegiatan camping, hiking, menjelajah pulau menjadi pilihan kegiatan diuar rumah yang paling aman untuk menghindari bertemu dengan orang banyak. Jadi merencanakan kegiatan saat traveling juga sangat penting jika tidak ingin liburan terasa membosankan.

Itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat traveling bersama anak yang belum di vaksin. Nah tunggu apalagi, langsung deh rencanakan liburan buat bulan depan.

Trik Staycation Agar Kantong Tak Jebol

Trik Staycation Agar Kantong Tak Jebol

Staycation merupakan salah satu berwisata yang sangat pas pada masa pandemi. Kejenuhan karena pembatasan kegiatan manusia guna virus tidak menyebar membuat banyak masyarakat yang merasa jenuh. Sehingga disela-sela hari libur staycation di sebuah hotel menjadi pilihan.

Ketika banyak masyarakat terkekang selama hampir 2 tahun belakangan ini membuat mereka ingin berlibur dan menikmati destinasi wisata, namun peraturan PPKM yang diterapkan pemerintah pusat untuk wilayah Jawa dan Bali juga membuat sektor pariwisata terutama hotel mengalami hantaman, sehingga tak sedikit hotel yang tumbang atau tutup operasional.

Staycation kini banyak dilakukan masyarakat kota untuk berlibur. Dengan menginap pada sebuah hotel dan menikmati fasilitas hotel, maka telah menjadi obat kebosanan masyarakat menghadapi pandemi yang membatasi aktivitas.

Meski demikian, untuk menginap disebuah hotel memang bukan harga yang murah. Apalagi jika kamu menginginkan hotel dengan fasilitas lengkap, kolam renang, bathup, makan pagi, dll. Tentunya akan membuat liburan keluarga menjadi menyenangkan.

Nah agar staycation kamu sama keluarga bisa menyenangkan tanpa harus kebobolan kantong, maka ada beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan kamu selama berlibur staycation. Nah agar tabungan tidak terkuras, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  1. Lakukan riset harga pada semua platform yang ada

Ketika akan merencanakan untuk staycation pada sebuah daerah, maka kamu sebaiknya mempersiapkan segalanya dengan matang. Salah satunya dengan melakukan riset di internet terkait dengan perbandingan harga.

Sekarang ini sangat banyak platform yang menyajikan informasi lengkap tentang sebuah hotel hingga booking untuk memesannya. Nah dari sini kamu bisa membandingkan harga beberapa hotel di antara platform yang sudah terkenal dan dipercaya.

Perbandingan harga tentunya dengan mengacu pada ukuran fasilitas yang sama untuk sebuah hotel. Setelah itu kamu bisa mencari hotel yang sama pada beberapa platform. Dengan fasilitas yang sama dan harga yang murah maka menjadi pilihan kamu untuk menentukan pilihan.

1.Bandingkan harga hotel di semua platform atau web

Tiap platform pemesanan hotel punya ragam promo masing-masing. Bisa saja harga 1 hotel bisa berbeda lho. Nah kamu bisa banding-bandingkan harga tiap platform tersebut sebelum memesan.

2.Cari Paket

Pada beberapa platform pariwisata terkadang menyediakan sebuah paket wisata. Nah diantaranya adalah traveloka yang selalu memberikan paket penerbangan dan penginapan. Hal ini tentu dari sisi harga menjadi lebih murah. Atau bisa kamu tambahkan untuk sewa mobil atau paket tur kota di sekitar lokasi staycation kamu.

3.Cari Promo

Sekarang ini sektor perhotelan dan restoran menghadapi imbas yang paling parah selama pandemi. Hotel-hotel yang bertahan pun harus pintar-pintar memutar strategi agar ada tamu yang masuk. Untuk itu mereka pun melakukan beberapa program promo agar hotel dapat bertahan.

Nah dengan kamu berburu promo hotel, maka kamu dipastikan akan mendapatkan harga lebih murah dari pada harga normal. Tidak menutup kemungkinan staycation kamu di hotel bintang 4 atau 5 dengan harga terjangkau.

4.Pesan Hotel dengan View yang Menawan.

Untuk memesan hotel di masa pandemi seperti sekarang ini selain harga murah, tentu kamu harus menentukan daerah mana staycation bersama keluarga. Sebaiknya tidak perlu staycation dihotel yang mewah, tetapi kamu cukup hotel biasa tetapi nyaman dengan pemandangan yang indah.

Banyak hotel biasa yang memiliki pemandangan dan lingkungan yang menjadikan staycation keluarga tidak menjenuhkan. Contohnya kamu bisa pilih staycation di daerah pegunungan, sekitaran pantai, atau sebuah desa wisata. Artinya kamu mendapatkan lingkungan yang berbeda sama sekali dengan tempat tinggal kamu.

5.Bergabung dengan grup backpacker

Nah agar mendapatkan informasi tentang harga hotel yang murah maka kamu juga bisa bergabung dengan sebuah kelompok atau grup backpacker. Banyak grup backpacker di media sosial, nah disana kamu bisa menanyakan segala informasi terkait hotel yang akan kamu pilih.

Selain itu, banyak juga lho informasi promo-promo dengan harga yang cukup wow. Dari promo atau voucher penginapan dengan harga miring hingga tiket pesawat yang lebih murah dari biasanya. Hal ini tentu akan menjaga kantong tidak terkuras.

6.Bawalah makanan dari luar hotel

Ketika kamu staycation maka pengeluaran pada kebutuhan perut menjadi hal yang harus dipertimbangkan. Jika kamu harus makan di hotel selama staycation tentu tabungan kamu akan terkuras, karena memanng menu makanan di hotel tentu lebih mahal dibandingkan di luar.

Karena itu, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan makan diluar sekitaran hotel sekalian menghilangkan jenuh. Bisa juga kamu membeli dari luar hotel seperti cemilan saat kamu menikmati kebersamaan keluarga saat staycation.

Wah pasti sekarang lagi liat-liat kalender tanggal merah dong, yuk ah, kita staycation dulu bersama kelurga.