• Desa Wisata
  • 6 Desa Wisata Terbaik Di Jawa Tengah Yang Harus  Kamu Kunjungi

6 Desa Wisata Terbaik Di Jawa Tengah Yang Harus  Kamu Kunjungi

Pejalan
Updated 26 October 2021

Pada Agustus lalu Kemenparekraf telah menyeleksi 50 desa masuk ke dalam Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), dimana terdapat beberapa desa wisata terbaik di Jawa Tengah yang harus kamu kunjungi.

Ajang ini upaya mewujudkan desa wisata di Indonesia menjadi sebuah spot wisata berkelas dunia, memiliki daya saing, dan berkelanjutan. Dari 50 desa wisata terbaik yang lolos telah melewati beberapa tahap diantaranya CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability), desa digital, suvenir (kuliner, fashion, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, homestay, dan toilet.

Sedangkan di Jawa Tengah terdapat 6 desa wisata terbaik telah lolos 50 besar, nah desa apa aja sih yang bisa kamu kunjungi:

1.Desa Wisata Dieng Kulon, Banjarnegara

Desa ini berada di Batur, Kabupaten Banjarnegara. Desa Dieang kulon merupakan desa yang berada di ketinggian 2000-2500 mpdl. Desa diatas awan ini memiliki pesona wisata alam, budaya, kerajinan, hingga edukasi.

Anda bisa menikmati wisata alam seperti Telaga Bale Kambang, Komplek Candi diantaranya Candi Arjuna, Candi Dwarawati, Candi Gatotkaca, serta Candi Bima, untuk tarif tiket masuk Rp 15 ribu per orang, wisata alam selanjutnya ialah Kawah Sikidang, Gasiran Aswotomo, Sendang Sedayu dan Sendang Maerokoco, Anda juga bisa berburu sunrise di Bukit Sikunir dan Gunung Prau.

Wisata budaya di Desa Dieng Kulon ialah Dieng Culture Festival, yaitu serangkaian kegiatan seperti pertunjukan tari tradisional, festival kuliner, hingga pagelaran musik jazz, selama 3 hari. Selain itu terdapat wisata buatan Mice Di Dieng Kulon.

Untuk wisata edukasi diantaranya ialah paket wisata Live in Desa Wisata Dieng Kulon, dimana Anda bisa menginap di desa serta menikmati kehidupan pedesaan selama 1 hari hingga 3 hari dengan budget mulai dari Rp 250 ribu, Anda juga bisa belajar bertani dan membuat kerajinan, serta mengenal rumah budaya Dieng.

2.Desa Wisata Cikakak, Banyumas

Desa ini terletak di Kecamatan Wangon, Banyumas. Desa ini ditetapkan sebagai Desa Adat oleh Kementerian Dalam Negeri Ditjen PMD pada tahun 2011 lalu. Sementara itu, wisata alam desa yang menjadi ciri khas adalah taman kera.

Kera-kera yang menjadi objek wisata adalah kera yang jinak sehingga tidak berbahaya bagi pengunjung. Hewan tersebut dibiarkan hidup bebas di alam liar, jumlahnya pun cukup banyak. Tiket masuk ke Taman Kera ini yaitu Rp3.000.

Selain wisata alam, di Desa Cikakak juga terdapat wisata budaya, seperti Festival Rewanda Bojana. Ini adalah festival memberi makan kera-kera liar oleh warga desa saat kemarau tiba. Wisata budaya lainnya ialah Tradisi Adat Jaro Rojab dan Tradisi Sedekah Bumi.

Nah kalau kamu menyukai wisata religi, maka kamu bisa mengunjungi Masjid Sokko Tunggal yaitu sebuah masjid kuno dan menjadi salah satu masjid tertua di Jawa, selain itu terdapat makan ulama Kyai Mustolih yang menjadi tempat berziarah.

Tidak sampai disitu, Desa Cikakak juga memiliki Pasar Wisata Antap, sebuah wisata kuliner yang menyuguhkan aneka jajanan tradisional dengan pembayaran koin bambu Rp2.500 per koin.

3.Desa Wisata Sumberbulu, Karanganyar

Desa ini terletak di Kecamatan Mojogedang, Karang Anyar. Desa wisata ini memiliki konsep alam dan petualangan. Adapun destinasi wisata di desa ini diantaranya Amazing Camp, yaitu camping yang jauh dari pemukiman dengan menikmati keindahan alam Desa Sumberbulu.

Untuk tarifnya ialah Rp40.000. Selanjutnya ialah eduwisata Live In, kamu akan mempelajari aktifitas masyarakat di desa secara langsung. Tetapi bagi kamu yang ingin seru-seruan bersama teman bisa mencoba outbond dengan tarif Rp 85 ribu kamu bisa menyewa alat dan menikmati fasilitas lainnya.

Wisata selanjutnya ialah wisata budaya Sumberbulu Adventure Ethnic, yaitu belajar bermain lesung serta menampilkannya dengan sebuah tembang. Tarifnya mulai dari Rp30.000. Di Desa Sumberbulu juga terdapat wisata edukasi seperti Pembuatan Jamu Tradisional dan Edukasi Biogas.

4.Desa Wisata Sangiran, Sragen

Nama Sangiran tentu sudah tidak asing lagi. Desa ini terletak di Kalijambe, Sragen. Desa ini memiliki cagar budaya Sangiran yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya dunia oleh UNESCO pada tahun 1996.

Wisata di desa ini yang menjadi iconic yaitu Museum Manusia Purba Sangiran. Museum Klaster Krikilan ini adalah center dari museum lainnya. Di museum purba ini Anda bisa belajar ilmu pengetahuan seperti, Antropologi, Arkeologi, Geologi, dan Paleoanthropologi. Tiket masuknya pun cukup terjangkau yaitu Rp10.000.

Selanjutnya ada Taman Punden Tingkir, sebuah petilasan Joko Tingkir yang dijadikan tempat berziarah. Selain itu pengunjung biasa menjadikannya spot foto karena tempatnya yang instagramable. Selanjutnya terdapat Pasar Budaya Sangir, Kesenian Gejog Lesung, dan Wisata Air Asin Pablengan.

Desa ini juga memiliki kerajinan khas yang bisa dijadikan sebagai wisata edukasi diantaranya ialah Watu Sangir yaitu batu untuk mengasah benda tamjam, Watu Lurik, Kapak Batu, Kaligrafi Bambu, dan Gelas Bambu.

5.Desa Wisata Pandanrejo, Purworejo

Desa wisata ini terletak di Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Pandanrejo merupakan desa wisata pegunungn dengan ketinggian sekitar 850 m. Destinasi wisata di Desa Pandanrejo diantaranya ialah Puncak Gunung Gajah, dimana kamu bisa melihat keindahan sunrise serta Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Slamet, Gunung Sumbing, dan Gunung Sindoro, dengan tiket Rp 3 ribu.

Wisata di Desa Pandanrejo selanjutnya ialah Incling Langensari, yaitu sebuah tari jatilan yang menjadi ikon desa ini, Bukit Sebutrong, Kampung Cantik, Pasar Seton, dan Baritan.

Terdapat juga wisata kuliner antara lain Dawet Goreng, Sego Gugah, Sego Berkat, Geblek Sengek, hingga UMKM. Harganya pun cukup terjangkau mulai dari Rp 3,5 ribu hingga Rp25.000.

6.Desa wisata Karanganyar, Magelang

Desa wisata ini berjarak 3 KM dari Candi Borobudur, Magelang. Desa ini terkenal akan kerajinan gerabah, anyam, serta ukir bambu. Wisata di Desa Karanganyar diantaranya ialah Wisata Edukasi Membuat Kerajinan Gerabah Tradisional, pengunjung akan diajarkan cara membuat gerabah oleh pemandu lokal. Hasilnya pun bisa dibawa pulang, untuk tarifnya ialah Rp25.000.

Wisata selanjutnya yaitu Eduwisata Kerajinan Ukir Bambu Dan Anyaman, dengan tarif Rp 10 ribu pengunjung dapat belajar membuat kerajinan anyaman dan ukiran. Sembari menganyam dan mengukir Anda juga bisa melihat sunrise berlatarkan Candi Borobudur yang menawan.

Wisata budaya lainnya di Desa Karanganyar ialah Tari Tradisional Kubro dan Brodur Ponco Siswo. Anda juga bisa menyewa ATV seharga Rp200.000 untuk berkeliling desa sembari menikmati keindahannya.

User reviews

Belum ada review untuk listing ini.
Untuk mereview silahkan dulu