Desa Wisata Bakal Ngtrend Di Masa Pandemi

Pejalan
Updated 14 September 2021

Desa wisata kini menjadi pilihan yang paling ideal untuk traveling atau liburan bersama kelurga di masa pandemi seperti sekarang ini. Bahkan desa wisata akan menjadi trend masa kini untuk pariwisata di Indonesia pada saat sekarang .

Dimasa pandemi seperti sekarang ini industri pariwisata merupakan sektor yang paling terpukul. Pasalnya dengan diberlakukan peraturan pembatasan kegiatan masyarakat, maka banyak tempat pariwisata harus tutup, bahkan penginapan atau hotel banyak yang gulung tikar, karena sepinya pengunjung.

Berlatar belakang keinginan masyarakat yang ingin berlibur, namun tetap aman dari penularan Covid 19, jauh dari kerumunan manusia, memiliki suasana yang nyaman dan asri. Maka desa wisata menjadi jawaban dari keinginan tersebut.

Desa wisata menjadi pilihan yang ideal untuk berlibur dengan memenuhi faktor prokes dimasa pandemi. Suasana desa yang nyaman, dengan lingkungan alam yang asri, dan penduduk yang tidak terlalu padat membuat desa wisata banyak diminati para traveling.

Hal senada juga diungkapkan oleh Penasehat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Handaka Santosa, menurutnya desa wisata di prediksi akan menjadi trend usaha yang paling diminati oleh masyarakat khususnya di masa dan setelah pandemi.

Ia juga menjelaskan trend saat ini hingga pasca pandemi masyarakat akan menghindari liburan di gedung atau ruang tertutup yang beresiko menularkan Covid 19. Sekarang masyarakat lebih memilih ke ruang terbuka yang lebih asri.

Dengan munculnya berbagai desa wisata, kedepannya juga akan mendrong peluang usaha lainnya, sehingga membuka tempat bisnis dengan konsep terbuka yang berdekatan dengan desa wisata tersebut.

Mereka yang ingin membuka usaha disekitar desa wisata tentu akan membuat tempat belanja dengan konsep terbuka, dimana aliran udara segar bisa dirasakan.  Tempat belanja tidak harus diruang tertutup dengan menggunakan AC

Sementara itu, bagi Handaka trend usaha sekarang ini juga akan menjauhi kerumunan manusia. Sehingga kriteria tersebut ada di desa wisata, sehingga mampu menjadi lokasi yang digemari masyarakat dan peran digitalisasi juga memberikan dukungan trend desa wisata menjadi booming.

Kecepatan perkembangan dunia digital yang sangat cepat, membuat desa-desa yang dahulu tidak terkenal, saat ini bisa langsung mempromosikan desanya yang indah melalui perangkat digital. Dampaknya masyarakat memiliki pengetahuan lokasi wisata baru yang lebih aman dikunjungi, lebih murah, dan lebih nyaman.

Dengan banyaknya informasi desa wisata yang muncul di media sosial tentu juga akan membuat desa tersebut menjadi pilihan bagi  masyarakat yang ingin berlibur dengan biaya murah. Karena tak dapat dipungkuri kebutuhan ekonomi masyarakat desa dibawah masyarakat kota.

Untuk masalah biaya konsumsi atau makan, tentu akan menghemat kantong para traveling yang berkunjung ke desa wisata dibandingkan harus berlibur disebuah kota. Gaya hidup yang sederhana menjadikan desa wisata menjadi primadona pariwisata di masa yang akan datang.

User reviews

Belum ada review untuk listing ini.
Untuk mereview silahkan dulu