kampung kapitan

Kampung Kapitan

 
0.0 (0)
47 0 5 0

Informasi

Fasilitas
  • Homestay
  • Musholah
  • Rumah Makan
  • Tempat Parkir
  • Toilet

Kampung Kapitan merupakan kawasan yang terdiri dari 15 bangunan rumah panggung milik etnis Tionghoa pada masa kolonial Belanda. Kapitan adalah panggilan bagi Tjoa Ham Hin yang merupaan pengawas pajak di zaman penjajahan Belanda.

Kampung ini memiliki luas 20 hektar, namun untuk saat ini hanya tinggal 1 hektar. Kampung wisata ini memiliki nilai sejarah secara turun temurun di masyarakat. Bahkan kampung ini juga menjadi awal mula etnis Tionghoadi di Palembang.

Dahulu, pada abad ke 15, daerah ini dinamakan Tanggo Rajo, karena banyak raja - raja dari berbagai etnis datang ke daerah ini untuk berdagang ataupun menetap hingga anak cucu mereka.

Tjoa Ham Hin dipercaya penguasa Belanda untuk mengawasi pajak, sekitar 400 tahun yang lalu. Pada masa kejayaan Tjoa Ham Hin inilah daerah ini berubah nama menjadi Kampung Kapitan, yang diambil dari nama panggilan beliau yang berjuluk Kapiten atau Kapitan.

Meski saat ini sudah banyak rumah - rumah dan bangunan yang sudah direnovasi, namun masih ada beberapa rumah yang memiliki ciri khas Tionghoa, meski sudah bercampur dengan bangunan khas Belanda dan atap limas khas Palembang.

Sejak dulu, masyarakat Tionghoa kampung ini sudah membaur dengan pribumi. Dengan membaurnya warga etnis Tionghoa dengan warga pribumi Palembang, banyak terjadi pertukaran budaya dan tidak dipungkiri terjadi perkawinan antara mereka. Hingga para keturunan Kapitan Tjoa Ham Hin pun menyatu menjadi satu dengan rakyat biasa seperti sekarang.

Photos

kampung kapitan 4
kampung kapitan 3
kampung kapitan 2
kampung kapitan 1

Peta

Swap Start/End

User reviews

Belum ada review untuk listing ini.
Untuk mereview silahkan dulu