fbpx
Intip Yuk, Tips Sebelum Melancong ke Wakatobi - pejalan.id

Intip Yuk, Tips Sebelum Melancong ke Wakatobi

Traveler mana yang nggak ingin mengunjungi Wakatobi? Kepulauan yang memiliki pesona bawah laut yang indah, merupakan gugusan pulau Wangi-Wangim Kaledupa, Tomia, dan Binongko yang kini telah tergabung dalam satu kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Namun jauh sebelum daerah ini dikenal sebagai spot wisata yang mendunia, dulunya daerah tersebut merupakan pusatnya pandai besi. hal itu disebabkan daerah tersebut tempat berkumpulnya pada pembuat keris tradisional.

Keindahan alam yang ada disekitar Kepulauan Wakatobi ini tidak bisa ditutupi. Pesona alamnya seakan menggeser daerah tersebut daei Kepulauan tukang pandai besi, kini menjadi spot wisata bahari yang menyimpan taman laut terindah di Indonesia.

Pesona bawah laut Taman Nasional Wakatobi yang luasnya mencapai 1,39 juta hektar ini akan bikin kamu betah lama-lama liburan di sini.

wakatobi
Terumbu karang Wakatobi/Widhi Beksebelum traveler kesana sebaiknya cari tahu dahulu transportasi yang akan digunakan, pasalnya saat ini Wakatobi sudah bisa diakses lewat laut dan udara. mantapkan!
Jika kamu menggunakan jalur laut maka traveler bisa menumpang kapal Pelni dari Makasar ke Pelabuhan Marhum, Bau-bau.Dari sana perjalanan akan dilanjutkan dengan menggunakan kapal cepat selama 8 hingga 9 jam…wow pasti trip yang melelahkan sekaligus menantang.  Tapi jika kamu menggunakan udara, maka kamu bisa langsung mendarat di bandara Matahora yang berada di Pulau Wangi-wangi.

Apa aja sih yang dapat traveler lakukan disana? Pastinya kamu wajib  mengintip alam bawah laut Wakatobi. Kalau punya lisensi, mampir aja ke Hoga Dive Resort (☎ 0823 9415 9995) dan bikin reservasi buat dive trip.

Pulau Wangi-Wangi

Pulau
Wangi-Wang punya beberapa benteng, di antaranya Benteng Tindoi, Benteng Mandati
Tonga, Benteng Molengo, dan Benteng Liya. Masjid Keraton Liya yang bersejarah
juga perlu kamu kunjungi, sebab di sekitar masjid ada kompleks makam
keturunan-keturunan Ken Dedes, seperti Mahesa Cempaka. Di pulau ini juga ada
mercusuar peninggalan zaman kolonial yang dibangun pada tahun 1901.

Pulau Kaledupa

Seperti Wangi-Wangi, Kaledupa juga punya atraksi wisata sejarah. Di sini ada Benteng La
Donda dan Benteng Ollo (di dekat Benteng Ollo juga ada sebuah masjid tua.)

Pulau Tomia

Di Pulau Tomia ada Benteng Patua yang berdiri di atas bukit, Benteng Suo-Suo, dan
masjid tua di Kecamatan Onemay.

Pulau Binongko

Di Pulau Binongko, pulau pandai besi, ada Benteng Palahidu dan Benteng Wali (di Panorama Puncak Koncu Kapala Wali kamu bisa menikmati momen matahari terbenam). Kamu juga bisa main ke Taman Batu di Desa Haka.

lumba-lumba
Seekor lumba-lumba di perairan Lepa Mola Wakatobi/Widhi BekKuliner Khas Wakatobi

Wakatobi punya beragam kuliner khas, misalnya kasoami, singkong yang diserut kemudian diperas airnya sampai kering, lalu dibakar. Harga satu porsinya cuma sekitar Rp2.500. Kasoami biasanya dimakan bersama ikan parende dengan kuah khasnya.

Ada lagi laluta atau nasi bumbu, yang berupa beras putih atau merah yang dimasak bersama santan dan dibungkus dengan daun pisang. Kamu juga perlu nyoba baroncos, kue gurih mirip pukis yang ditaburi gula dan kacang (seporsi cuma Rp500). Ada juga kapusu yang terbuat dari jagung tua. Karasi, camilan yang terbuat dari tepung beras, juga enak.

 

Tentang: Admin Pejalan
Social networking and community-based travel directory

Comments

No comments yet