Bali Berlakukan Swab Test Bagi Para Wisatawan

Bali sebagai tujuan wisata diakhir tahun mempersiapkan diri menyambut para wisatawan sekaligus mencegah meningkatkan penularan pandemi Covid 19. Salah satu syarat yang diterapkan adalah swab test atau PCR bagi traveler yang berkunjung dengan menggunakan pesawat, sedangkan via darat cukup dengan hasil rapid test.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 yang dikeluarkan pada Selasa (15/12). SE tersebut berlaku untuk kedatangan di Bali mulai 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Sobat pejalan yang melakukan perjalanan dengan transportasi udara maka wajib memperlihatkan suret keterangan negatif uji swab paling lama 2 hari sebelum keberangkatan, surat ini berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan. Selain itu  mengisi e-HAC Indonesia.

Sedangkan bagi sobat pejalan yang ingin berlibur ke Bali melalui jalur darat, maka hanya diwajibkan memperlihatkan hasil negatif dari uji rapid test 2 hari sebelum tanggal keberangkatan. Surat ini juga berlaku selama dua minggu setelah diterbitkan.

Sementara itu, Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, menyatakan dengan syarat penumpang masuk ke Bali harus menyertakan hasil negatif tes swab PCR itu artinya peraturan kembali berubah.

Pengecekan atau validasi dokumen kesehatan khususnya surat hasil tes swab berbasis PCR akan dilakukan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara keberangkatan penumpang.

Apakah nantinya setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pihak KKP Kelas I Denpasar akan melakukan kembali pengecekan dokumen tersebut, pihaknya belum mendapatkan informasi bagaimana mengenai prosedur dari KKP.

 

Penulis : Administrator Pejalan
Deskripsikan tentang anda

Tanggapan anda

Comments

No comments yet