Ingin Ke Bali? Perhatikan Aturan PPKM Sebelum Berangkat

Bali tetap menjadi destinasi wisata yang ingin dikunjungi oleh traveler meski dalam kondisi PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Walau masuk wilayah PPKM tetapi masyarakat bisa kok berkunjung ke Bali tetapi harus mengikuti aturan yang ada.

Kebijakan pemerintah terkait dengan pembatasan ini mengatur terkait dengan kegiatan masyarakat di Pulau Bali dan memperketat mobilitas manusia yang berkunjung ke Pulau Dewata, demi meminimalisir angka infeksi corono.

Aturan tersebut tertera dalam Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021, Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021, SE Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021, serta SE Kemenhub Nomor 1-4 Tahun 2021.

Berikut ini aturan lengkap terbaru masuk ke Pulau Bali dan pembatasan kegiatan masyarakat di sana :

Aturan ke Bali naik pesawat

  1. Minimal menunjukkan hasil non-reaktif rapid test antigen. Hasil non-reaktif rapid test antigen sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.
  2. Bisa juga menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR Hasil negatif tes RT-PCR sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  3. Mengisi electronic-Health Access Card (e-HAC). Anak di bawah 12 tahun tidak wajib rapid test antigen atau RT-PCR.
  4. Wajib lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).
  5. Penumpang tidak diperkenankan makan dan minum sepanjang perjalanan kurang dari dua jam, tidak boleh berbicara satu arah maupun dua arah.

Aturan ke Bali naik transportasi darat pribadi/umum

  1. Minimal menunjukkan hasil non-reaktif rapid test antigen.
  2. Hasil non-reaktif tersebut sampelnya harus diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  3. Bisa juga menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR. Hasil negatif tersebut sampelnya maksimal diambil 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  4. Wajib mengisi e-HAC. Anak di bawah 12 tahun tidak wajib rapid test antigen atau RT-PCR. Akan ada tes acak di beberapa tempat, seperti di terminal penumpang, pelabuhan, sungai, danau, dan penyeberangan.
  5. Wajib lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Lihat Foto Ilustrasi Bali – Pura Besakih.

Aturan ke Bali lewat jalur laut

  1. Minimal menunjukkan hasil non-reaktif rapid test antigen.
  2. Pengambilan sampel hasil non-reaktif rapid test antigen maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  3. Bisa juga menunjukkan hasil negatif RT-PCR.
  4. Pengambilan sampel hasil negatif RT-PCR maskimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  5. Anak di bawah 12 tahun tidak wajib rapid test antigen atau RT-PCR.
  6. Wajib menunjukkan tiket dan/atau boarding pass beserta dokumen perjalanan khusus (KTP, tanda pengenal diri)
  7. Wajib mengisi e-HAC.
  8. Wajib lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Pembatasan kegiatan masyarakat Bali

  1. Tempat wisata tetap buka secara normal (jumlah wisatawan terbatas, harus bisa jaga jarak di dalam lokasi).
  2. Khusus di Badung dan Denpasar, tempat makan kapasitasnya dibatasi maksimal 25 persen.
  3. Jam operasional untuk pusat perbelanjaan atau mall dibatasi sampai dengan pukul 19.00 WIB.

Nah kalo sudah perhatikan beberapa aturan yang ditetapkan pemerintah terkait PPKM, maka sobat traveler bisa kok tetap berlibur ke Bali.

Penulis : Administrator Pejalan
Deskripsikan tentang anda

Tanggapan anda

Comments

No comments yet