Sederet Pemikat Desa Malasari Bogor Yang Perlu Anda Ketahui

Desa Malasari Bogor adalah salah satu destinasi wisata di kaki Gunung Halimun yang ternyata menyimpan keindahan-keindahan alam yang memukau, rasa-rasanya agak sukar untuk menjelaskan beberapa keindahan alam yang ada. Tetapi ketika Anda bertandang, maka bisa dirasakan seolah ada rasa rindu setelah meninggalkan Malasari.

Desa Malasari memiliki hamparan kebun teh bernama Nirmala Agung. Membentang luas sekitar 971,22 hektar. Berada di ketinggian 1200 s.d 1.900 Mdpl udara dingin nan sejuk menyelimuti di kebun teh Nirmala Agung. Kamu bisa menyesuri perkebunan yang dibangun pada masa kolonial Belanda ini. Inilah pemikat pertama yang Anda bisa rasakan.

Bisa bersepeda atau berjalan kaki santai. Sambil melihat tangan-tangan pemetik teh yang lihai mengambil pucuk-pucuk daun. Meski hanya sekedar duduk pun, kamu juga bisa merasakan semilir angin yang menyentuh kulit lembut di plataran desa Malasari Bogor.

Perkebunan Teh Nirmala Agung foto by Wisata Halimun

Kebun Teh Nirmala Agung ini disebut sebagai kebun teh terbaik di Bogor. Saat matahari terbenam atau tenggelam, Kebun Teh Nirmala Agung punya pemandangan magis yang membius pengunjung.

Seperti yang sebelumnya Saya utarakan, jika di kawasan ini memiliki daya pikat yang agak sulit untuk dijelaskan tetapi bisa dirasakan sehingga ada rasa rindu untuk menikmati kembali keindahan alam di Malasari.

Selain Plataran Nirmala Agung di Desa Malasari Bogor

Hal lain yang menjadi daya tarik desa Malasari Bogor adalah jembatan kanopi. Dengan panjang 120 meter dan tinggi kurang lebih 25 meter, jembatan gantung kayu ini menghubungkan beberapa pohon melintasi desa. Letaknya yang dikeliling pepohonna tinggi nan rimbut, membuat jembatan ini seolah menyeberangi hutan.

Dari ketinggian 25 meter, wisatawan bisa melihat beragam flora dan fauna dari Taman Nasional Gunung Halimun yang mengesankan. Jika beruntung, wisatawan juga bisa melihat aktivitas fauna endemik khas hutan hujan dataran rendah seperti owa jawa, macan tutul, elang jawa, hingga kukang.

Aliran air sungai Cikaniki dan Cidurian juga menjadi pemikat lain di plataran Nirmala Agung. Tak jarang kecantikan pelangi terlihat jelas di desa ini. Pelangi yang sering muncul di desa ini bahkan menjadi salah satu bahan promosi pihak pengelola dari desa Malasari Bogor.

Di Malasari juga terdapat jejak sejarah Pendopo Boepati 1947. Pendopo ini menjadi cikal bakal Pemerintah Kabupaten Bogor. Beberapa benda peninggalan yang cukup tua juga dirawat apik di sini. Jika Anda ingin berkunjung, letaknya tak jauh dari Kota Bogor. Kurang lebih selama 2-3 jam. Tak membuat kantung jebol, biaya masuk Desa Malasari sebesar Rp12.500 per orang.

Pendopo Boepati 1947 desa Malasari Bogor foto by twitter

Untuk Anda yang menempuh perjalanan jauh sehingga harus bermalam, tersedia pula penginapan yang harganya sekitar Rp 150.000,- per malam untuk satu kamar saja dan bisa ditempati 2 orang. Sepertinya itu sudah cukup, sekedar untuk menyegarkan badan guna menikmati kembali desa Malasari Bogor yang eksotik. Berminat?

Penulis : duay isprawirojati
Deskripsikan tentang anda

Tanggapan anda

Comments

No comments yet