• Penginapan
  • Staycation Untuk PNS Jurus Yogya Hadapi Pandemi

Staycation Untuk PNS Jurus Yogya Hadapi Pandemi

Lanasetra
01 September 2021

Masa pandemi sekarang ini sangat berat dialami oleh pelaku usaha pariwisata di Yogya. Meski demikian, untuk bertahan maka pemerintah Yogya memiliki jurus untuk bertahan dengan memberikan program staycation bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dilema yang dihadapi oleh pemerintah Yogya memang cukup rumit dalam menghadapi pandemic Covid-19 sekarang ini. Pembatasan aktivitas manusia membuat sektor pariwisata yang telah terkenal mengalami pukulan yang berat.

Sehingga tak heran banyak pengusaha yang memiliki penginapan atau hotel terus menjerit dan tak sedikit yang menutup dan menjual propertinya agar bisa bertahan. Hal ini tentu tidak membuat pemerintah Yogya diam.

Pasalnya sektor pariwisata juga menjadi urat nadi sebagian masyarakat kota Yogya di perkotaan. Selain itu juga memberikan kontribusi yang cukup besar untuk pemasukan kas pemerintah yogya melalui pajak sektor pariwisata.

PPKM yang diterapkan pemerintah pusat untuk Jawa dan Bali sekarang ini terus menambah beban para pelaku usaha wisata di Yogya. Bahkan kabar terkini Yogya dan Bali belum diberikan ijin untuk melonggarkan PPKM yang dibeberapa tempat mulai di longgarkan.

Meski demikian keadaan ini tidak membuat menyerah pemerintah Yogya salah satunya Dinas Pariwisata DIY yang merencanakan akan membuat paket wisata staycation yang ditujukan kepada para Pegawai Negeri Sipil. Lagkah ini tentu dilakukan guna mendongkrak dan menolong industri perhotelan yang ambruk terhantam krisis Corona.

Kebijakan paket staycation bagi PNS ini tentu akan sejalan dengan kebijakan PPKM dari pusat yang akan menentukan status PPKM ke depan. Paket ini kedepannya ditujukan untuk para ASN yang bekerja dilingkungan Pemda DIY maupun dari wilayah. Tapi kebijakan ini masih tahap penggodokan oleh Dinas Pariwisata dan akan dibagikan setelah level PPKM diturunkan.

Hal ini senada dengan penjelasan Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo yang menyatakan program staycation ini bertujuan agar dapat mengoptimalkan fasilitas pariwisata yang ada di Yogya seperti hotel dan sektor lainnya.

Untuk sekarang ini, program tersebut memang belum dapat dilaksanakan karena mengikuti peraturan kementerian yang belum mengijinkan akomodasi bagi PNS. Ke depan ketika ada pelonggaran PPKM maka Dispar akan mendorong program tersebut. Termasuk paket-paket wisata yang akan dijual atau tawarkan kepada ASN propinsi maupun kabupaten.

Kebijakan untuk menyelamatkan perhotelan di Yogya juga telah diterapkan oleh Dinas Pariwisata dengan memberikan imbauan kepada para PNS pada dinas pariwisata propinsi DIY untuk menginap di hotel selama libur ketika masa larangan mudik yang menjadi harapan para pengusaha hotel di Yogyakarta.

Usaha keras Dinas Pariwsata DIY ini tentu memiliki mimpi agar geliat ekonomi pariwisata di Yogya kembali bergairah. Bahkan jasa perhotelan, homestay, dan jenis penginapan lainnya dapat bertahan menjalankan usahanya dan tidak terjadi PHK karyawan.

Sementara itu, jika tidak ada program staycation bagi PNS ini tentu akan memperburuk catatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY. Sekarang ini terdapat peningkatan hotel dan restoran yang ada Yogya yang terpaksa tutup karena tidak mampu bertahan akibat PPKM.

Jika sebelumnya usaha hotel dan restoran yang sebelumnya terdapat 50 tempat yang tidak mampu bertahan. Kini setelah diberlakukan PPKM maka hotel dan restoran yang tidak beroperasi bertambah menjadi 72.

Menurut ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengaku sekarang ini banyak hotel dan restoran yang tutup. Dari 72 usaha yang tutup terdapat 42 hotel yang gulung tikar baik yang bintang maupun non bintng, sedangkan 30 sisanya mayoritas restoran kecil atau rumah makan.

Akibat penutupan ini tentu berdampak pada karyawan yang bekerja disektor tersebut, jika sebelumnya pada sektor ini telah merumahkan 30 persen karyawannya pada masa awal pandemi. Tapi kini angka tersebut meningkat menjadi 60 hingga 70 persen yang kehilangan pekerjaan.

Dampaknya angka pengangguran di Yogya semakin meningkat dan menambah beban sosial pemerintah. Selain itu, pendapatan asli daerah juga akan berkurang  yang kedepannya untuk membiayai pembangunan di Propinsi Yogyakarta.

Imbas PPKM inilah yang membuat Dinas Pariwisata DIY mengeluarkan program staycation bagi PNS yang ada dilingkungan Pemerintah Propinsi yogya, sehingga dapat membantu pengusaha hotel dan restoran dapat bertahan.

User reviews

Belum ada review untuk listing ini.
Untuk mereview silahkan dulu