Sekarbela

Lokasi pusat oleh-oleh yang cukup terkenal adalah Sekarbela. Pusat oleh-oleh ini merupakan nama sebuah kecamatan yang berada di Kota Mataram. Mayoritas kegiatan para penduduk di Kecamatan Sekarbela adalah pengerajin emas dan mutiara, oleh karena itu mutiara di sekarbela ini juga terkenal sangat terjangkau.

Disini, sobat traveler bisa sangat mudah menjumpai banyak toko mutiara di pinggir jalan,. Sobat juga bisa memilih toko dan langsung melihat-lihat berbagai jenis kerajinan mutiara yang di hasilkan oleh para pengerajin di daerah tersebut.

Pastinya harga barang di lokasi ini sangat terjangkau, pasalnya untuk sebuah bros yang terdapat mutiara hanya dijual mulai harga 20 ribu. Nah sangat murahkan!

Di tangan-tangan terampil maestro Sekarbela, butiran mutiara dirangkai menjadi beragam perhiasan menawan seperti kalung, cincin, anting-anting, gelang, hingga bros. Namun saat berburu perhiasan di sini, sobat Traveler harus jeli. Kalian harus tahu caranya membedakan mutiara asli dan tiruan.

Ada beberapa ciri yang bisa sobat Traveler perhatikan. Pertama, mutiara asli memiliki permukaan jernih dan tidak merata sempurna. Selain itu terasa kesat dan agak berpasir. Jika terlalu mulus dan licin, bisa jadi kalian sedang memegang mutiara tiruan. Mutiara asli juga tak mempan digores benda tajam.

Kedua, jika dibakar mutiara asli takkan melepuh dan berubah warna. Permukaannya mungkin bakal sedikit hitam, namun setelah dilap tisu atau kain bersih akan kembali seperti semula. Sementara mutiara tiruan bakal meleleh jika mendapat perlakuan sama.

Phoenix Food

Selain pasar Cakranagara sobat traveler yang ingin belanja oleh-oleh juga bisa mendatangi Phoeniox Food. Lokasinya sekitar 2 km dari pasar Cakranegara, disana menyajikan berbagai jenis panganan dari bahan alami yang menjadi ciri khas Lombok.

Makanan tersebut biasanya terbuat dari rumput laut seperti dodol rumput laut, dodol jahe, dodol labu siam, dodol mangga, dodol nangka, dodol nanas, manisan rumput laut, kacang mete, tingting dan  lainnya..

Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari 12 ribu-an per 90g hingga ratusan ribu tergantung dari jumlah yang akan dibawa.

Pasar Cakranegara

Salah satu lokasi pusat oleh-oleh yang sobat pejalan bisa kunjungi adalah pasar Cakranagara. Pasar ini terletak pada salah satu kota besar di Pulau Lombok yang menjual berbagai ijenis oleh-oleh dengan harga yang sangat terjangkau.

Pasar ini menyajikan barang atau jajanan yang menjadi khas Lombok, seperti, dodol, kaliadem, jajan mako dan lainnya, harga jajan khas Lombok tersebut bahkan terbilang sangat murah, di pasar ini sobat traveler  bisa mendapatkan harga jajan mulai dari 500 rupiah.

Selain jajan beberapa perhiasan seperti mutiara, batu akik, songket, baju-baju Lombok, terasi Lombok, kangkung, madu, susu kuda liar, kopi Lombok, dan berbagai jenis oleh-oleh yang menarik juga tersedia di Lokasi ini. Anda dapat mencari barang-barang tersebut di lantai 1 dan 2.

Bandeng Juwana

Tempat belanja oleh-oleh di Semarang yang melegenda adalah pusat oleh-oleh Bandeng Juwana. Wisata kuliner Semarang yang legendaris bisa kamu temui di sekitaran jalan Pandanaran.

Di sana kamu bisa menemukan beraga kuliner khas Semarang seperti Bandeng presto, lumpia dan aneka jajanan lainnya.

Amat sangat rugi bila datang ke Semarang tanpa membawa jajanan khas Semarang ini. Kalau tempat oleh-oleh yang satu ini gampang banget di temui.

Kamu bisa menemukannya di sepanjang pertokoan di Jalan Pandanaran Semarang. Buat para turis yang ingin berberlanja tersedia shuttle bus yang bisa kamu temui di sekitaran Lawang Sewu.

Jadi kamu nggak perlu capek-capek untuk datang ke pusat oleh-oleh itu. Mobil itu sengaja disediakan gratis untuk wisatawan. Buat kamu waga lokal juga boleh kok ikut naik. Pool shuttle bus itu ada di Jalan Batan, Kampung Kali, Belakang McD Pandanaran.

Kampoeng Semarang

Kampoeng Semarang adalah sebuah pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Semarang. Kamu bisa mencari oleh-oleh di sana, mulai dari kuliner khas Semarang hingga souvernir.

Kamu juga bisa menikmati beragam sajian kuliner jika ingin sekalian berwisata kuliner. Nggak sulit untuk mencari Kampoeng Semarang karena berada di Jl. Raya Kaligawe KM. 1 No. 96, Sambirejo, Gayamsari.

Nggak jauh dari kawasan terminal Terboyo jika kamu datang menggunakan bus. Lokasi ini pun sudah cukup terkenal mesikpun tergolong baru.

Cokelat Monggo

Cokelat Monggo masuk daftar buah tangan favorit di Yogyakarta. Olahan cokelat yang dikreatori Thierry Detournay, warga negara asli Belgia, memberi angin segar bagi wisatawan yang bosan dengan oleh-oleh khas Yogyakarta seperti Gudeg, Bakpia dan sebagainya.

Ketika datang ke Yogyakarta tahun 2001, Thierry Detournay kecewa dengan rasa cokelat yang ada di Indonesia. Karena itu, ia lantas membuat sendiri cokelat. Tahun 2005 muncul ide untuk membuka toko cokelat.

Kata Monggo berasal dari kata Jawa, yang berarti silakan, yang selalu digunakan oleh orang Jawa untuk mempersilakan jika ada tamu atau saat lewat depan orang.

Nama Monggo cukup menggambarkan budaya Jawa, khususnya Yogyakarta. Sehingga nama tersebut dipilih sebagai nama produk Cokelat Monggo.

Pengunjung pun bisa menyaksikan langsung cara pekerja mengolah cokelat pada pukul 08.00-16.00 WIB, karena dapur hanya dibatasi oleh dinding kaca saja. Bahkan, ada yang menjadikan kunjungan ke dapur Monggo sebagai agenda utama saat berlibur ke Yogyakarta. Selain itu dapat juga praktek membuat cokelat pralin dengan beragam cetakan unik yang tersedia.

Cokelat Monggo memiliki beberapa varian cokelat seperti Caramello, White Chocolate, Macademia, Marzipan sampai ada yang dicampur Red Chili, Mangga dan Durian.

Cokelat Monggo terbuat dari Premium Dark Chocolate dengan 58 persen Kakao. Cokelat Monggo diolah dari biji kakao pilihan dari Jawa, Sumatera dan Sulawesi.

Cokelat dengan ukuran paling kecil 40 gram punya sebelas varian rasa. Ada yang berisi krim dan pasta. Ragam isiannya pun berbeda-beda seperti Praline atau Kacang Mete, Durian, Kurma, Mangga, Kopi atau Cabai.

Hamzah Batik

Mirota Batik atau Hamzah Batik adalah pusat belanja souvenir dan oleh-oleh terlengkap di Jogja yang terletak di Jl. Ahmad Yani No.9 (masih kawasan jalan Malioboro) tepatnya di depan pasar Bringharjo. Mirota Batik berdiri sejak tahun 1980 dan hingga saat ini selalu ramai di kunjungi para wisatawan yang berburu oleh-oleh terutama pada musim liburan. Tempat ini adalah tujuan yang tepat jika anda ingin membeli berbagai jenis kerajinan unik khas Jogjakarta seperti berbagai benda berbahan batik, wayang, patung, miniatur candi, gelang, kalung, bahkan mainan anak yang bercirikhas Jogja juga tersedia disini.

Ada apa saja di Mirota Batik?
Ketika masuk di Mirota Batik kesan pertama yang dirasakan pengunjung adalah mencium semerbak aroma kembang setaman dan dupa yang sedang dibakar. Bagi yang pertama kali masuk, mungkin menduka dalam hati bahwa sedang ada ritual adat Jawa, namun setiap hari suasananya memang seperti ini. Konsep ini adalah strategi untuk memberikan kesan budaya jawa yang sangat kental kepada setiap pengunjung.

Pintu Masuk Mirota Batik

Pada lantai 1 anda akan melihat banyak koleksi pakaian batik mulai pakaian pria, wanita hingga anak-anak, harganya pun beragam mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Pada foto dibawah ini terlihat seorang Ibu yang sedang fokus membatik dan pengunjung bisa mengamati bagaimana proses menggambar motif batik secara tradisional. Bagi anda yang ingin membeli souvenir atau benda-benda unik bisa lanjut ke lantai 2.

lantai 1 mirota batik hamzah batik

Saat menuju lantai 2 anda akan melewati tangga yang di apit beberapa sepeda ontel kuno, lukisan kreatif multi konsep yang berjajar rapi serta beberapa miniatur patung hindu dan budha. Saat tiba di lantai 2 anda akan terpesona dengan banyaknya benda-benda unik khas Jogja seperti berbagai miniatur candi-candi, wayang, miniatur kereta kuno kraton, patung unik berbagai bentuk dari bahan kayu, batu dan keramik, tas berbahan batik dan kulit, benda-benda kuno yang terbuat dari perunggu dan masih banyak lagi.

Patung Loro Bloyo di Mirota Batik

Pada lantai 3 terdapat pusat kuliner Raminten 3 dimana pengunjung bisa menikmati aneka makanan dan minuman sambil beristrirahat menghilangkan lelah, apalagi jika anda mulai jalan dari jalan ujung utara Jl Malioboro hingga Mirota Batik yang jaraknya 1,3 Km tentu membuat betis begal. Silahkan rehat sejenak sambil menikmati sajian kuliner di ruangan terbuka yang ada di lantai 3 Mirota Batik.

Tidak seperti pusat souvenir di emperan jalan Malioboro, harga barang di Mirota Batik adalah harga pas. Tentunya ini sangat cocok bagi anda yang tidak ingin repot dan menghabiskan waktu tawar menawar dengan pedagang kaki lima di sepanjang jalan Malioboro. Perbandingan harga barang di Mirota Baik dengan pedagang kali lima di emperan jalan Malioboro pun tidak berbeda jauh, terkadang lebih lebih murah dan tekadang lebih mahal. Pada saat musim liburan tempat ini akan padat sesak oleh pengunjung, sebaiknya anda berhati-hati dengan barang berharga yang anda bawa, bisa jadi ada copet yang berkeliaran dan mengincar barang bawaan anda seperti yang sudah tertulis pada papan peringatan di pintu masuk Mirota Batik pada foto kedua diatas yang katanya copet dilarang masuk.

Demikianlah review singkat tentang Mirota Batik (Hamzah Batik) Jogja yang telah puluhan tahun setia melayani para wisatawan dengan menyediakan berbagai souvenir unik khas Yogyakarta. Bagi anda yang ingin kesana kami siap mengantarkan anda, silahkan hubungi kami untuk layanan rental mobil dengan supir ramah, berpengalaman dan mengenal berbagai daerah wisata populer di Jogja. Selain Mirota Batik anda bisa juga mengunjungi berbagai objek wisata menarik lainnya dengan paket wisata hemat berikut ini

Bakpia Pathok 25

Pada saat Anda akan berkunjung ke suatu tempat tidak lengkap rasanya apabila Anda tidak membawa oleh-oleh untuk sanak keluarga di rumah, bukan? Bakpia adalah salah satu pilihan buah tangan khas kota Yogyakarta atau yang dikenal dengan nama Jogja yang siap untuk Anda bawa.

Jika kita berbicara mengenai kota Jogja atau Yogyakarta memang tidak akan pernah bisa dilepaskan dari keberadaan makanan satu ini, yakni bakpia, yang memang sudah menjadi salah satu oleh-oleh khasnya. Roti yang berukuran kecil dan juga berbentuk bulat yang memiliki isian dengan citra rasa manis ini memang selalu menjadi primadonanya buah tangan khas kota Yogyakarta.

Hal ini terbukti dari hampir setiap para wisatawan yang datang ke kota Yogyakarta selalu tidak lupa untuk membeli oleh-oleh bakpia satu ini sebagai buah tangan sanak keluarga atau pun saudara di rumah.

Apabila dilihat dari sejarahnya sendiri, bakpia ini adalah makan makanan dari warga Tionghoa yang mana telah mengalami modifikasi. Sebab, dahulunya bakpia ini adalah sejeni roti isi saja yang berisikan daging. Dan daging yang dipakaianya pun adalah daging babi. Akan tetapi seiring dengan berkembangannya jaman dan juga mayoritas masyarakat di sekitar mereka adalah muslim, amak isian untuk makanan bakpia ini juga mengalami modifikasi, yakni diganti dengan kaca hijau.

Perlu Anda tahu bahwasannya di kota Yogyakarta sendiri, tepatnya di daerah Pathok (Pathuk) khususnya yang kini telah diberi nama Jalan Aip II KS Tubun, adalah salah satu daerah yang jadi sentra pembuatan makanan khas Yogyakarta, yakni bakpia. Lokasinya ada di sebelah barat Malioboro, sehingga tidak heran apabila daerah satu ini akan selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang mencari oleh-oleh khas Jogja.

Perlu Anda tahu bahwasannya di daerah Pathuk sendiri Anda bisa dengan sangat mudah untuk menjumpai toko oleh-oleh yang menjual bakia dengan aneka macam merek. Kebanyakan merek-merek yang telah terpasang di depan tokonya menggunakan angka-angka. Beberapa merek dari makanan khas kota Yogyakarta ini yang cukup populer adalah bakpia pathok 25 dan 75 yang cukup mendominasi pasaran.

Bahkan tidak hanya itu saja, merek-merek dengan angka lainnya juga banyak bertebaran untuk meramaikan pasaran bakpia pathok tersebut. Pemberian merek ini yang berdasarkan angka konon dikarenakan dahulunya sih pembuatnya belum kenal pemberian labeling atau pun merek pada barang dagangan mereka, lalu pemberian mereknya hanya didasarkan pada nomor rumah produsen tempat pembuatan bakpia itu sendiri.

Jika Anda juga berminat untuk membeli bakpia tersebut langsung di pabriknya silakan minta saja tukang becak untuk mengantarkan Anda membeli bakpia langsung di parbiknya. Mereka nantinya akan dengan senang hati mengantarkan Anda hingga sampai tujuan.

Bila Anda beruntung, Anda pun juga bisa melihat proses pembuatan makanan bakpia tersebut secara langsung, dimulai dari proses pembuatan adonan kulitnya, pembuatan isiannya, proses pemberian isiannya pada kulit bakpia, proses pemanggangan, hingga sampai ke proses pengemasan bakpianya.

Brownies Amanda

Sejak belasan tahun yang lalu Brownies Amanda sudah dikenal sebagai makanan yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Bandung. Brownies kukus merk Amanda ini memang sudah membuka cabang di beberapa kota besar, tetapi brownies ini masih layak dijadikan sebagai oleh-oleh khas kota kembang.

Pilihan brownies favorit dari Amanda antara lain adalah yang original, tetapi Amanda juga terus melakukan inovasi dengan memproduksi brownies rasa cheese cream, blueberry, dan masih banyak lagi. Brownies Amanda membuka beberapa cabang di Bandung, salah satunya ada di Jalan Rancabolang No. 29.

Jam operasional: Setiap hari, 07.00 – 21.00 WIB

Bolu Bakar Tunggal

Salah satu oleh-oleh dari Bandung yang bisa kamu beli nih yaitu Bolu Bakar Tunggal. Di sini adalah pusatnya Bolu Bakar Tunggal yang terkenal sangat lembut dan terasa sekali rasa butternya. Tapi selain bolu bakar, di sini juga banyak aneka camilan khas Bandung seperti kripik, biskuit atau kacang bandung.

Jam operasional: 07.00-18.00 WIB