Distribusi Vaksin Bangkitkan Gairah Agen Travel Di Tahun Ini

Vaksin Covid 19 merupakan salah satu harapan yang tumbuh bagi para agen travel di tahun 2021 ini. Pendistribusian dan tingkat keberhasilan mengendalikan Covid 19 ini membuat optimis para agen travel masyarakat akan berwisata di tanah air akan meningkat.

Keberhasilan dan pendistribusian Vaksin akan meningkatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan keluar negeri mulai muncul meski masih menunggu aturan baru dari pemerintah. Diantara destinasi yang dituju adalah Korea, Jepang, dan Qatar yang ingin menyaksikan Piala Dunia 2022.

Sementara itu, dalam masa pandemic Covid 19 ini hampir seluruh sektor Industri pariwisata mengalami penurunan yang tajam, baik itu perjalanan keluar negeri maupun dalam negeri.

Dari lima destinasi super prioritas, yang paling banyak dipilih adalah Labuan Bajo dan Yogyakarta. Namun peminatnya lebih banyak dari perusahaan. Untuk individu dan keluarga lebih memilih berjalan sendiri.

Sedangkan, Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agen Indonesia (Astindo), Pauline Suharno mengatakan pihaknya rutin memberikan pelatihan untuk mengenalkan tujuan wisata yang ada di Indonesia, terlebih pada destinasi super prioritas.

Jateng Dirumah Saja, Pariwisata Bantul Anjlok 20 Persen

Perang melawan pandemi terus dilakukan, setelah pemerintah menerapkan kebijakan Jateng di Rumah Saja, maka secara otomatis telah memukul dunia pariwisata yang ada di Bantul, Yogyakarta, yang mengalami penurunan hingga 20 persen.

Angka penurunan tersebut berdasarkan pengunjung total pada destinasi beretribusi di Kabupaten Bantul pada Februari 2021 hanya mencapai 2.998 jiwa.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan pengunjung total di destinasi beretribusi Kabupaten Bantul 6 Februari 2021 adalah 2.998 orang. Total kunjungan saat akhir pekan itu adalah 9.044 orang.

Sedangkan pada 30 Januari 2021 tercatat ada 3.376 kunjungan wisata dan tanggal 31 Januari 2021 sebanyak 7.971. Total ada 11.347 kunjungan wisata saat weekend akhir Januari.

Kunjungan wisata menurun saat pandemi Covid-19

Sementara itu menurut data dari Dinas Pariwisata Bantul, kunjungan wisata ke Bantul menurun sejak terjadi pandemi, sebelumnya angka rata-rata kunjungan harian menpai- 5000 -10.000 orang dan pada akhir pekan mencapai 20.000 orang.

Maka setelah pandemi, jumlah pengunjung harian tidak lebih dari 2.000 orang pada hari biasa dan kunjungan saat weekend berkisar 5.000-7.000 orang.

Karimun Jawa Bukan Hanya Snorkling Tapi Juga Bisa Gowes Lho

Karimun Jawa merupakan destinasi wisata yang lebih mengedepankan keindahan pulau. Tapi bagi sobat yang suka dengan aktivitas gowes, ternyata Karimun Jawa juga memiliki spot-spot yang indah ketika menyusuri Karimun Jawa dengan bersepeda.

Tak hanya itu, bahkan pemerintah daerah Jateng, dibawah dinas Kepemudaan,  Olahraga, dan Pariwisata pun ikut berperan aktif dengan mengadakan event gowes bareng yang diikuti oleh ratusan pencinta sepeda.

Tak hanya itu, acara fun bike pun ternyata sudah menjadi agenda setiap tahun untuk mendukung sport tourism di Karimun Jawa. Jadi para wisatawan yang berkunjung ke pulau ini tidak hanya menjelajahi pulau-pulau, tetapi bisa juga berolahraga.

Dengan adanya acara gowes bareng tersebut, maka pemerintah mengharapkan para peserta yang mendapatkan pengalaman ketika mengelilingi pulau Karimun Jawa mampu memberikan informasi kepada wisatawan lain untuk berkunjung.

Baru-baru ini gelaran Fun Bike Karimun Jawa #4 ini dibagi menjadi dua etape. Semuanya mengambil titik awal pada alun-alun.Pada etape pertama menyuguhkan rute Pantai Ujung Gelam-Unduh Degan Kemojan-Pantai Laendra.

Dipantai Laendra inilah para peserta gowes bisa menikmati pesona salah satu pantai berpasir pitih andalan Karimun Jawa, sambil menikmati makan siang sambil beristirahat. Sedangkan etape kedua mengambil jalur mangrove-Pantai Anora-kembali ke alun-alun dengan jarak tempuh masing=masing 25 km.

Untuk menyusuri rute ini pun relative mudah karena di dominasi jalur yang datar, bahkan kebanyakan trek lurus. Terdapat beberapa titik tanjakan yang tergolong ringan. Bahkan peserta juga didampingi oleh 6 road captain yang merupakan penggowes asli dari Karimun Jawa.

Amaris Hotel Kupang

Check-in and Check-out Time

Check-in: Dari 14:00
Check-out: Sebelum 12:00

Lokasi
Amaris Hotel Kupang berada di Oebobo. Dari Pelabuhan Kupang, hotel ini hanya berjarak sekitar 4,48 km. Terdapat beberapa tempat menarik di sekitarnya, seperti Hypermart Kupang Bundaran PU yang berjarak sekitar 0,08 km dan Taman Nostalgia berjarak sekitar 1,76 km.

Tentang Amaris Hotel Kupang

Amaris Hotel Kupang merupakan hotel rekomendasi untuk Anda, seorang backpacker yang tak hanya mengutamakan bujet, tapi juga kenyamanan saat beristirahat setelah menempuh petualangan seharian penuh. Bagi Anda yang menginginkan kualitas pelayanan oke dengan harga yang ramah di kantong, Amaris Hotel Kupang adalah pilihan yang tepat. Karena meski murah, akomodasi ini menyediakan fasilitas memadai dan pelayanan yang tetap terjaga mutunya.

Amaris Hotel Kupang adalah hotel dekat bandara null dan merupakan pilihan tepat untuk bermalam sambil menunggu jadwal penerbangan berikutnya. Dapatkan tempat untuk istirahat yang nyaman di tengah persinggahan sementara Anda. Amaris Hotel Kupang memiliki segala fasilitas penunjang bisnis untuk Anda dan kolega.

Amaris Hotel Kupang adalah pilihan cerdas bagi Anda yang ingin menginap di hotel dengan harga terjangkau, namun tetap memberikan pelayanan yang baik. Tersedia kolam renang untuk Anda bersantai sendiri maupun bersama teman dan keluarga.

Resepsionis siap 24 jam untuk melayani proses check-in, check-out dan kebutuhan Anda yang lain. Jangan ragu untuk menghubungi resepsionis, kami siap melayani Anda. Terdapat restoran yang menyajikan menu lezat ala Amaris Hotel Kupang khusus untuk Anda.

WiFi tersedia di seluruh area publik properti untuk membantu Anda tetap terhubung dengan keluarga dan teman. Amaris Hotel Kupang adalah akomodasi dengan fasilitas baik dan kualitas pelayanan memuaskan menurut sebagian besar tamu. Amaris Hotel Kupang adalah pilihan tepat bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan beristirahat tanpa menguras kantong.

Ingin Ke Bali? Perhatikan Aturan PPKM Sebelum Berangkat

Bali tetap menjadi destinasi wisata yang ingin dikunjungi oleh traveler meski dalam kondisi PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Walau masuk wilayah PPKM tetapi masyarakat bisa kok berkunjung ke Bali tetapi harus mengikuti aturan yang ada.

Kebijakan pemerintah terkait dengan pembatasan ini mengatur terkait dengan kegiatan masyarakat di Pulau Bali dan memperketat mobilitas manusia yang berkunjung ke Pulau Dewata, demi meminimalisir angka infeksi corono.

Aturan tersebut tertera dalam Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021, Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021, SE Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021, serta SE Kemenhub Nomor 1-4 Tahun 2021.

Berikut ini aturan lengkap terbaru masuk ke Pulau Bali dan pembatasan kegiatan masyarakat di sana :

Aturan ke Bali naik pesawat

  1. Minimal menunjukkan hasil non-reaktif rapid test antigen. Hasil non-reaktif rapid test antigen sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.
  2. Bisa juga menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR Hasil negatif tes RT-PCR sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  3. Mengisi electronic-Health Access Card (e-HAC). Anak di bawah 12 tahun tidak wajib rapid test antigen atau RT-PCR.
  4. Wajib lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).
  5. Penumpang tidak diperkenankan makan dan minum sepanjang perjalanan kurang dari dua jam, tidak boleh berbicara satu arah maupun dua arah.

Aturan ke Bali naik transportasi darat pribadi/umum

  1. Minimal menunjukkan hasil non-reaktif rapid test antigen.
  2. Hasil non-reaktif tersebut sampelnya harus diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  3. Bisa juga menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR. Hasil negatif tersebut sampelnya maksimal diambil 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  4. Wajib mengisi e-HAC. Anak di bawah 12 tahun tidak wajib rapid test antigen atau RT-PCR. Akan ada tes acak di beberapa tempat, seperti di terminal penumpang, pelabuhan, sungai, danau, dan penyeberangan.
  5. Wajib lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Lihat Foto Ilustrasi Bali – Pura Besakih.

Aturan ke Bali lewat jalur laut

  1. Minimal menunjukkan hasil non-reaktif rapid test antigen.
  2. Pengambilan sampel hasil non-reaktif rapid test antigen maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  3. Bisa juga menunjukkan hasil negatif RT-PCR.
  4. Pengambilan sampel hasil negatif RT-PCR maskimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  5. Anak di bawah 12 tahun tidak wajib rapid test antigen atau RT-PCR.
  6. Wajib menunjukkan tiket dan/atau boarding pass beserta dokumen perjalanan khusus (KTP, tanda pengenal diri)
  7. Wajib mengisi e-HAC.
  8. Wajib lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Pembatasan kegiatan masyarakat Bali

  1. Tempat wisata tetap buka secara normal (jumlah wisatawan terbatas, harus bisa jaga jarak di dalam lokasi).
  2. Khusus di Badung dan Denpasar, tempat makan kapasitasnya dibatasi maksimal 25 persen.
  3. Jam operasional untuk pusat perbelanjaan atau mall dibatasi sampai dengan pukul 19.00 WIB.

Nah kalo sudah perhatikan beberapa aturan yang ditetapkan pemerintah terkait PPKM, maka sobat traveler bisa kok tetap berlibur ke Bali.

Mungkinkah Vaksin Covid 19 Bisa Picu Ledakan Pariwisata?

Pandemi Covid 19 telah membuat sektor pariwisata di seluruh dunia anjlok. Hal itu pun dialami oleh pelaku bisnis pariwisata Indonesia. Namun dengan keberhasilan program vaksin Covid 19 bisa menjadi pemicu ledakan pariwisata di tahun 2021.

Pengamat pariwisata dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Deria Adi Wijaya menyatakan optimis, geliat pariwisata akan bangkit dengan adanya program vaksinasi missal.

Jika vaksinasi massal  berhasil maka pandemi berakhir dan pariwisata akan meledak lagi karena masyarakat sudah lelah menunggu dan sudah menahan diri untuk tidak beraktivitas diluar lingkungan secara bebas.

Meski demikian, untuk tahun 2021 wisatawan masih akan mendatangi destinasi wisata yang menerapkan protokol kesehatan dan membawa surat keterangan negative covid 19.

Adaptasi baru mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, hingga surat keterangan bebas Covid-19 menjadi bagian dari kebijakan yang nantinya membiasakan wisatawan beradaptasi dengan kebijakan pemerintah tersebut.

Sementara itu, dari sisi destinasi wisata, Candi Borobudur masih akan menjadi tujuan yang favorit wisatawan baik domestik maupun asing. Ini tidak dilepaskan dari eksistensi Borobudur sebagai destinasi pariwisata Indonesia sejak dulu. Borobudur merupakan magnet pariwisata yang besar dan banyak wisatawan dari berbagai negara tertarik untuk mengunjungi salah satu keajaiban dunia tersebut.

Selanjutnya adalah Danau Toba, Mandalika, dan Labuan Bajo juga punya prospek kunjungan wisatawan yang bagus pada tahun 2021.

Mandalika akan menjadi destinasi ini menjadi magnet besar karena akan menjadi tempat sirkuit MotoGP,  yang memiliki kelas dunia. Jadi, bisa dibayangkan seluruh dunia jika ada sirkuit GP di situ akan banyak mengalokasikan waktu dan potensi mereka untuk berkunjung ke Mandalika.

Kekecewaan Pebisnis Pariwisata Bali Terkait Swab

Kebijakan Test swab bagi para wisatawan yang akan berkunjung kembali menuai kekecewaan bagi para pelaku bisnis pariwisata. Pasalnya libur akhir tahun telah dinantikan sebagai obat pulihnya pariwisata di Bali.

Wisatawan yang ke Bali wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR minimal dua hari sebelum keberangkatan. Bagi mereka kebijakan ini dirasa mendadak dan membuat calon wisatawan yang sebelumnya hendak ke Bali membatalkan kunjungannya.

Hampir seluruh anggota persatuan sopir pariwisata yang beranggotakan 500 orang ini mengeluh karena banyak yang batal. Padahal, momen libur tahun baru ini seperti memberikan setitik harapan di tengah lesunya pariwisata.

Pasalnya hampir delapan bulan ini Bali terguncang dengan merosotnya angka kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri. Hampir semua mengatakan perjalanan ke Bali di tangguhkan.

Mewajibkan tes swab PCR membuat wisatawan domestik berpikir ulang untuk liburan ke Bali karena ada tambahan biaya. Ia berharap, pemerintah kembali membuka Bali seperti biasa dengan syarat protokol kesehatan yang ketat.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Yoga Iswara. Menurutnya, kebijakan itu membuat banyak terjadi pembatalan pesanan oleh wisatawan kepada hotel-hotel yang ada di Bali.

Saat ini, pihaknya masih menghitung jumlah pembatalan yang terjadi. Belakangan ini kondisi tingkat hunian hotel di Bali sudah perlahan membaik meski belum pulih sepenuhnya. Pada dua pekan bulan Desember ini, tingkat hunian sudah di angka 40 hingga 60 persen.

Ia berharap, kebijakan semacam ini harus dikomunikasikan lebih baik dan tidak mendadak. Apalagi, Bali telah menerapkan protokol kesehatan ketat atau CHSE (cleanliness, health, safety & environment sustainability) bagi pelaku pariwisata.

Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun Binatang Gembira loka yang berada di area seluas 20 hektar ini memiliki lebih dari 100 spesies satwa diantaranya 61 spesies flora. Selain kandang untuk koleksi satwa, terdapat juga wahana permainan dan juga taman untuk bersantai. Awalnya Gembira Loka adalah tempat untuk memelihara satwa peliharaan kerajaan keraton Yogyakarta, namun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX kemudian dijadikan Kebun Binatang publik yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum.

Kebun binatang Gembira Loka pada awalnya sempat tidak terurus, baik dari segi perawatan satwanya maupun infrastrukturnya sehingga kurang diminati wisatawan. Namun sejak dibenahi pada tahun 2010 dengan memperbaiki kandang dan penertiban pedagang kaki lima, kini pengunjung kebun binatang Gembira Loka mengalami peningkatan. Bahkan menurut data Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, pengunjung kebun binatang Gembira Loka menempati urutan ketiga setelah Malioboro dan Keraton Yogyakarta.

Rute Jalan Menunju Gembira Loka
Jalan menuju kebun binatang Gembira Loka bisa diakses dengan semua moda transportasi darat. Alamat kebun binatang Gembira Loka adalah di Jalan Kebun Raya No. 2 Kota Gede, Yogyakarta. Anda bisa menggunakan bis TransJogja dari terminal Giwangan dengan memakan waktu hanya sekitar 20 menit. Jika menggunakan kendaraan pribadi, akan lebih mudah jika Anda melalui jalan ring road timur lalu berbelok ke arah barat (jika dari arah utara: lampu merah kedua dari jembatan layang Janti) memasuki jalan Wonocatur hingga Anda melihat ada jembatan, nah di sebelah situlah kebun binatang Gembira Loka.

Jika Anda dari jalan Malioboro, berbeloklah ke arah timur dari perempatan Malioboro depan kantor pos Indonesia dan berjalanlah lurus sejauh kurang lebih 6 km. Jika sudah menemukan jembatan penyebrangan maka Anda akan mendapatkan papan Gembira Loka di sebelah selatan jalan.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Kebun binatang Gembira Loka dibuka untuk umum setiap harinya dari mulai pukul 08.00-17.00 wib. Harga tiket masuk (HTM) pada hari Senin-Jumat adalah Rp.20.000,-. Sedangkan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional, dan libur sekolah Rp.25.000,-.

Provinsi Bali

Ibukota                                                 : Denpasar

Berdiri                                                  : 14 Agustus 1958

Dasar Hukum                                     : UU.No.84/1958

Letak                                                     : Pulau Bali ( 8ºLS-9ºLS dan 114º-116ºBT )

Tanda Plat Nomor Kendaraan       : DK

Luas Wilayah                                      : 563.286 km².

Jumlah penduduk                            : 3.891.428

Agama                                                  : Hindu (92,3%), Islam (5,7%), Lainnya (2%)

Suku                                                      : Bali Aga dan Bali Majapahit.

Pakaian Adat                                      : Payas Agung

Daftar Kabupaten dan Kota di Provinsi Bali

Secara Administratif, Provinsi Bali terdiri dari 8 Kabupaten dan 1 Kota. Berikut ini adalah daftar 8 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Bali beserta Ibukota dan luas wilayahnya.

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Luas Wilayah
1 Kabupaten Badung Mangupura 418,62 km2
2 Kabupaten Bangli Bangli 490,71 km2
3 Kabupaten Buleleng Singaraja 1364,73 km2
4 Kabupaten Gianyar Gianyar 368 km2
5 Kabupaten Jembrana Negara 841,8 km2
6 Kabupaten Karangasem Amlapura 839,54 km2
7 Kabupaten Klungkung Semarapura 315 km2
8 Kabupaten Tabanan Tabanan 1013,88 km2
9 Kota Denpasar Denpasar 127,78 km2