Lenggok Palembang

Lenggok Palembang menjadi salah satu tempat yang wajib sobat pejalan kunjungi jika berada di Palembang. Cafe ini menyediakan berbagai oleh-oleh khas Palembang mulai dari kaos, souvenir, makanan khas serta makanan lainnya. Liburan ke Palembang memang sangat seru terutama pada waktu hari besar, akan sangat ramai wisatawan yang datang berkunjung ke Palembang.

Selain Makanan Khas yang paling banyak diminati wisatawan, songket dan souvenir khas Palembang juga menjadi salah satu incaran yang paling banyak dicari. Lokasinya Lenggok Cafe Palembang terletak di Kawasan Kambang Iwak Palembang yang juga menjadi salah satu wisata kota Palembang.

Desain cafe sangat futuristik dengan jendela-jendela yang tersusun dibagian luar, serta ornamen kayu yang ada dididalamnya. Desain dan ornamen khas Palembang juga menambah rasa Palembang Banget, yang juga menjadi salah satu spot selfie yang seru.

Lenggok Palembang
Oleh-oleh yang disediakan disini juga sangat bervariasi mulai dari Harga Hingga jenis oleh-oleh, yang pasti masih terjangkau dan sangat pantas dijadikan uah tangan untuk keluarga teman, maupun saudara. Cafe Lenggok juga menjadi wadah bagi para pengrajin di Kota Palembang yang ingin memasarkan Berbagai Produk hasil dari UMKM dan industri rumahan.

Souvernir di Lenggok Palembang:
1. Kaos Jingok
Kaos Jingok adalah Salah satu oleh-oleh yang bisa didapatkan di cafe lenggok Palembang, Semua Desain kaos ini bergambar dan bertuliskan hal-hal yang berkaitan dengan Palembang. Harganya juga sangat murah dan pilihannya beragam, mulai dari warna ukuran dan Jenis Desainnya.

2. Kain Songket dan Souvenir
Songket menjadi hal yang memang tidak dapat dipisahkan jika berbicara Palembang, Makanya disini juga menyediakan kain songket dan berbagai aksesoris dengan motif kain songket seperti dompet, tas, tanjak, selendang dan masih banyak lagi.

3. Souvenir Mug, Piring dan Miniatur
Selain Songket dan Kaos, ada berbagai aksesoris yang bisa anda jumpai disini, seperti Mug dengan gambar landmark Kota Palembang, piring, miniatur jembatan Ampera. Ada juga gantungan Kunci, Pin dengan harga yang sangat terjangkau. Oleh-oleh ini bisa menjadi piliha untuk dibawa pulang ke kampung halaman.

Lenggok Palembang
Cafe Lenggok Palembang juga menyediakan tempat makan yang seru dan santai, bernuasa kayu klasis kekinian. Hal yang penting tentu saja menunya yang “khas” Palembang, seperti pempek, celimpungan, mie celor, model, tekwan dan laksan. Tersedia juga paket jika anda ingin membawa pulang berbagai menu disini.

Krisna

Krisna merupakan salah satu tempat yang menjual oleh-oleh khas Bali. Tak hanya oleh-oleh tradisional, sobat traveler juga bisa menemukan berbagai oleh oleh khas bali kekinian.

Di tempat ini kamu bisa membeli makanan khas Bali seperti pie susu,keripik, ceker garing, dodol kering dan lainnya.

Tak hanya itu di sini juga terdapat banyak kopi khas Bali seperti Kintamani, Mangsi, dan kopi Bali Spirit. Krisna terletak dekat dengan Bandara karena jarak tempuhnya hanya 5 menit. Jadi, tempat ini memang sangat strategis bagi kamu dan juga semua yang dijual di sini sudah lengkap.

The Keranjang Bali

Destinasi The Keranjang Bali mempunyai konsep “Bali Dalam Satu Keranjang”. Tempat ini menghadirkan pengalaman belanja yang berbeda dibanding spot lainya di bali.

Lokasinya berada di Jl Raya Kuta No.97, Badung, Bali. Ditempat ini anda akan disguhkan destinasi wisata belanja dan hiburan yang menarik. Perpaduan wisata tradisonal yang dikemas secara meodern ini sangat cocok untuk membeli oleh oleh ketika berkunjung ke Bali.

Berbagai macam gerai menyajikan produk khas Bali, seperti makanan, pakaian hingga kerajinan tangan. Selain wisata belanja, The Keranjang juga dilengkapi dengan taman hiburan yang cocok untuk bersantai bersama keluarga atau pasangan.

Tidak hanya sampai situ saja, The Keranjang Bali juga menawarkan spa terbaik untuk relaksasi setelah anda capek berlibur ke Bali. Destinasi ini cocok bagi anda yang ingin merasakan spot surga baru wisata oleh oleh Bali yang sangat menarik.

Kaos Cak Cuk

Kaos Cak Cuk salah satu alternatif jika bingung mencari buah tangan atau souvenir khas dari kota Surabaya. Kamubisa melirik Kaos Cak Cuk ini. Seperti Joger Bali dan Dagadu Djokdja yang merupakan souvenir khas Bali dan Jogja, Cak Cuk merupakan produk khas dari kota Surabaya.

Desain kaos ini memang unik dan lucu. Karena peminat wisata sejarah Surabaya yang cukup besar menjadikan peluang bisnis bagi Dwita Roesmika dan Hendra Wardhana, untuk membuat sebuah toko Cenderamata berlatar belakang Surabaya. Outlet pertamanya berada di Jl.Dharmawangsa 35 Sby.

Cak-Cuk adalah trademark resmi untuk sebuah kaos oblong yang bertuliskan tentang seluk beluk kota Surabaya. Kaos oblong kreatifitas anak muda Cak Cuk ini memang kalo dilihat sekilas seperti sebuah rekareka kata yang jorok dan tidak mendidik.

Namun, karena hal itu dibuat untuk lucu-lucuan, dan juga diproduksi sebagai kritiks sosial kondisi masyarakat yang realistis, maka hal jorok dan tidak mendidik menjadi hal unik dan khas surabaya bangets. Bisnis oleh-oleh masih menjanjikan. Peluang ini ditangkap oleh Dwika Roesmika yang sukses menekuni usaha pembuatan suvenir khas Surabaya.

Merintis usaha sejak 2005. Kaos Cak Cuk mulai diperkenalkan ke masyarakat bertepatan dengan hari Pahlawan yaitu pada tanggal 10 November 2005. Nama Cak Cuk berasal dari dua kata yaitu Cak dan Cuk.

Cak adalah nama sebutan untuk pria dewasa dalam bahasa Suroboyoan yang artinya sama dengan mas atau bang. Cuk merupakan umpatan kotor dalam bahasa Suroboyoan. Desain kaos Cak Cuk bisa dibilang cukup ‘nakal’ dan menggambarkan Surabaya sebagai kota pahlawan, kota bonek, kota misuh, dan kota esek-esek.

Kaos, Pin, Magnet, Patung, Mug, Tas, Remi, dan Monodolly. Harga yang ditawarkan beragam dari mulai Rp 5000,- untuk Pin dan Kaos dihargai mulai Rp 44.000,- untuk anak-anak dan Rp 64.000,- untuk dewasa.

Dari semua cenderamata yang dijual Kaos menjadi barang favorit pengunjung untuk dibeli. Terdapat empat macam tema Sablon Kaos diantaranya Surabaya Kota Pahlawan, Surabaya Kota Meso, Surabaya Kota Makanan dan Surabaya kota Lokalisasi.

Seluruh Kaos berbahan Katun dengan berbagai model baik yang berkerah,oblong hingga lengan panjang, produksi Bandung yang kemudian diproduksi sendiri di pabrik Surabaya dan disablon di Sidoarjo . Untuk menjaga keorisinilan Cak-Cuk Surabaya mereka tidak membuka cabang di luar kota ataupun memasarkannya selain di Surabaya.

Baju-baju mereka juga berisikan tentang Surabaya di jaman penjajahan, Bonek mania, pasar malam Dolly sampai makanan-makanan khas Surabaya, dan peminatnya bukan hanya dari kota Surabaya tapi juga banyak dari luar kota Surabaya.

Jika anda penasaran dengan baju-baju Cak-Cuk dan ingin membelinya anda dapat langsung mengunjungi outlet-outlet resmi Cak-Cuk, berikut alamat-alamat outletnya : Jl.Mayjen Sungkono 35 Sby, Jl.Kedungcowek 71 Sby, Bandara Juanda Sby (depan Gate 4), Jl. Ahmad Yani 263 Surabaya. Selamat berbelanja.

Kampung Batik Semarang

Kampung batik Semarang merupakan spot souvenir yang bisa dituju ketika berada di kotra Semarang, Jawa Tengah. Disini kamu bisa mendapatkan pengalaman belajar membantik dan membeli batik.

Lokasi Kampung Batik Semarang cukup dekat dari pusat kota Semarang. Jika Anda dari Pasar Johar, silahkan menuju ke arah Jalan Patimura atau Jalan Dr Cipto. Sedang jika dari Simpang Lima, bisa menuju Jalan MT Haryono, terus saja ke arah Pasar Johar.

Setelah sampai Bundaran Bubakan arahkan kendaraan ke arah Jalan Patimura. Sebelum masuk Jalan Patimura, akan tampak Hotel Djelita, tidak jauh di sebelah kirinya ada gapura cukup besar, dan ada plang bertuliskan Jl. Batik.

Kampung Batik Semarang pernah mengalami kejayaan sebelum akhirnya pada tahun 1942 terbakar, saat itu Semarang masih dalam masa pendudukan Jepang. Sejak saat itu Kampung Batik Semarang seolah mengalami mati suri.

Usaha untuk membangkitkan kembali Kampung Batik Semarang pernah juga dirintis pada awal tahun 1980 namun gagal bertahan dan kembali tenggelam. Tentu banyak faktor yang menyebabkan kegagalan tersebut. Sampai akhirnya Kampung Batik Semarang mulai bangkit lagi di tahun 2006.

Sambil terus belajar teknik dan pengembangan batik, baik dengan studi banding atau dengan bertanya pada ahlinya. Pasangan suami istri ini bertekat untuk ikut melestarikan batik Semarang.

Saat ini ada 4 pengrajin batik di Kampung Batik Semarang. Masing-masing tempat usaha ada yang memiliki lebih dari 10 orang karyawan, ada pula yang hanya sekitar 5 karyawan. Sedangkan di Semarang secara keseluruhan, ada sekitar 20 pengrajin batik motif Semarangan, dengan sekitar 600 motif batik khas Semarangan yang telah dikembangkan.

Batik Semarang semakin dikenal luas seperti halnya kuliner Semarang yang memang sudah banyak dikenal dengan lumpia, bandeng presto, wingko babat, dan lainnya. Karena itu dia selalu berusaha untuk mengikuti berbagai pameran dan promosi.

Kampoeng Semarang

Kampoeng Semarang adalah sebuah pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Semarang. Kamu bisa mencari oleh-oleh di sana, mulai dari kuliner khas Semarang hingga souvernir.

Kamu juga bisa menikmati beragam sajian kuliner jika ingin sekalian berwisata kuliner. Nggak sulit untuk mencari Kampoeng Semarang karena berada di Jl. Raya Kaligawe KM. 1 No. 96, Sambirejo, Gayamsari.

Nggak jauh dari kawasan terminal Terboyo jika kamu datang menggunakan bus. Lokasi ini pun sudah cukup terkenal mesikpun tergolong baru.

Hamzah Batik

Mirota Batik atau Hamzah Batik adalah pusat belanja souvenir dan oleh-oleh terlengkap di Jogja yang terletak di Jl. Ahmad Yani No.9 (masih kawasan jalan Malioboro) tepatnya di depan pasar Bringharjo. Mirota Batik berdiri sejak tahun 1980 dan hingga saat ini selalu ramai di kunjungi para wisatawan yang berburu oleh-oleh terutama pada musim liburan. Tempat ini adalah tujuan yang tepat jika anda ingin membeli berbagai jenis kerajinan unik khas Jogjakarta seperti berbagai benda berbahan batik, wayang, patung, miniatur candi, gelang, kalung, bahkan mainan anak yang bercirikhas Jogja juga tersedia disini.

Ada apa saja di Mirota Batik?
Ketika masuk di Mirota Batik kesan pertama yang dirasakan pengunjung adalah mencium semerbak aroma kembang setaman dan dupa yang sedang dibakar. Bagi yang pertama kali masuk, mungkin menduka dalam hati bahwa sedang ada ritual adat Jawa, namun setiap hari suasananya memang seperti ini. Konsep ini adalah strategi untuk memberikan kesan budaya jawa yang sangat kental kepada setiap pengunjung.

Pintu Masuk Mirota Batik

Pada lantai 1 anda akan melihat banyak koleksi pakaian batik mulai pakaian pria, wanita hingga anak-anak, harganya pun beragam mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Pada foto dibawah ini terlihat seorang Ibu yang sedang fokus membatik dan pengunjung bisa mengamati bagaimana proses menggambar motif batik secara tradisional. Bagi anda yang ingin membeli souvenir atau benda-benda unik bisa lanjut ke lantai 2.

lantai 1 mirota batik hamzah batik

Saat menuju lantai 2 anda akan melewati tangga yang di apit beberapa sepeda ontel kuno, lukisan kreatif multi konsep yang berjajar rapi serta beberapa miniatur patung hindu dan budha. Saat tiba di lantai 2 anda akan terpesona dengan banyaknya benda-benda unik khas Jogja seperti berbagai miniatur candi-candi, wayang, miniatur kereta kuno kraton, patung unik berbagai bentuk dari bahan kayu, batu dan keramik, tas berbahan batik dan kulit, benda-benda kuno yang terbuat dari perunggu dan masih banyak lagi.

Patung Loro Bloyo di Mirota Batik

Pada lantai 3 terdapat pusat kuliner Raminten 3 dimana pengunjung bisa menikmati aneka makanan dan minuman sambil beristrirahat menghilangkan lelah, apalagi jika anda mulai jalan dari jalan ujung utara Jl Malioboro hingga Mirota Batik yang jaraknya 1,3 Km tentu membuat betis begal. Silahkan rehat sejenak sambil menikmati sajian kuliner di ruangan terbuka yang ada di lantai 3 Mirota Batik.

Tidak seperti pusat souvenir di emperan jalan Malioboro, harga barang di Mirota Batik adalah harga pas. Tentunya ini sangat cocok bagi anda yang tidak ingin repot dan menghabiskan waktu tawar menawar dengan pedagang kaki lima di sepanjang jalan Malioboro. Perbandingan harga barang di Mirota Baik dengan pedagang kali lima di emperan jalan Malioboro pun tidak berbeda jauh, terkadang lebih lebih murah dan tekadang lebih mahal. Pada saat musim liburan tempat ini akan padat sesak oleh pengunjung, sebaiknya anda berhati-hati dengan barang berharga yang anda bawa, bisa jadi ada copet yang berkeliaran dan mengincar barang bawaan anda seperti yang sudah tertulis pada papan peringatan di pintu masuk Mirota Batik pada foto kedua diatas yang katanya copet dilarang masuk.

Demikianlah review singkat tentang Mirota Batik (Hamzah Batik) Jogja yang telah puluhan tahun setia melayani para wisatawan dengan menyediakan berbagai souvenir unik khas Yogyakarta. Bagi anda yang ingin kesana kami siap mengantarkan anda, silahkan hubungi kami untuk layanan rental mobil dengan supir ramah, berpengalaman dan mengenal berbagai daerah wisata populer di Jogja. Selain Mirota Batik anda bisa juga mengunjungi berbagai objek wisata menarik lainnya dengan paket wisata hemat berikut ini

Dagadu

Jika Bali punya Joger, Jogja memiliki Dagadu. Dan konon katanya membawakan produk dari toko kreatif ini untuk orang terkasih menjadi ‘fardhu ain‘ bagi traveler yang pergi ke Kota Gudeg.Sejauh ini, ada tiga outlet yang bisa kalian sambangi, di daerah Gedong Kuning, Gondomanan dan di Mall Malioboro. Di tiga tempat ini, kalian bisa mendapatkan produk asli khas Dagadu, mulai dari gantungan kunci, mug, sandal, t-shirt dan banyak lainnya.

Dengan warna dan desain yang keren dan asik, mampir ke Dagadu sepertinya menjadi keharusan, ya ga?

Lokasi:
1. Yogyatourium Dagadu – Jl. Gedongkuning Sel. No.128, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

2.Posyandu 2: JL. Pekapalan, No. 7, Alun-alun Utara, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Jam buka: Setiap hari, 09.00-23.00