5 Tips  Wisata Ke Air Terjun Pada Musim Hujan

Air terjun merupakan sebuah spot wisata yang menarik untuk dikunjungi. Selain memberikan pemandangan yang indah deburan dan butiran air yang tersapu angin memberikan sensasi tersendiri bagi wisatawan.

Namun jika sobat pejalan mengunjunginya pada waktu musim hujan seperti saat ini, tentu beberapa pertimbangan harus diperhatikan demi keselamatan jiwa. Karena banjir bandang di atas gunung kemungkinan bisa terjadi.

Agar tetap aman ketika berwisata air terjun di musim hujan, berikut beberapa tips yang dapat sobat pejalan perhatikan :

1.Perhatikan Cuaca

Bermain di air terjun memang mengasyikan. Namun sebelum kesana sebaiknya sobat pejalan memperhatikan cuaca disekitar lokasi sebelum menapaki spot air terjun. Jika cuaca mendung atau kondisi hujan sepanjang hari, maka sebaiknya batalkan atau tunda menuju air terjun.

2.Tinggalkan air terjun jika hujan

Jika sobat pejalan telah berada di spot air terjun dan tiba-tiba di lokasi hujan, maka sebaiknya segera meninggalkan air terjun, bahkan menjauh dari pinggiran sungai. Karena hal tersebut demi keselamatan diri jika tiba-tiba hujan di atas menyebabkan banjir bandang.

3.Hindari lokasi air terjun saat hujan tiba

Meski disekitar tidak hujan, tetapi diatas sana terlihat gelap maka ada kemungkinan diatas air terjun sedang hujan, ditambah jika debit air semakin banyak dan mengalir deras, maka sobat pejalan bisa langsung menghindari air terjun dan pinggiran sungai.

4.Jangan duduk di tepi aliran sungai saat hujan tiba

Sama halnya dengan menghindari lokasi air terjun, duduk-duduk di tepi aliran sungai pun tidak disarankan saat hujan tiba sebagai antisipasi terjadi banjir bandang tiba-tiba.

5.Bungkus barang bawaan

Walau sobat pejalan telah membawa tas, maka sebaiknya bawa pembungkus yang kedap air, seperti plastik untuk membungkus beberapa barang elektronik yang riskan rusak karena terkena air.

 

Ingin Coba Night Dive, Lakukan Tips Ini!

Night Dive atau penyelaman malam hari saat ini terus diminati banyak orang. Beberapa orang yang suka berpacu dengan adrenalin tentu akan mencoba kegiatan yang penuh tantangan tersebut. Nah bagi sobat yang mau mencoba sebaiknya ikuti beberapa tips dibawah ini.

Bagi banyak orang menyelam di siang hari tentu akan menjadi hal yang biasa. Tapi bagi sobat yang ingin merasakan tantangan night dive tentu harus mengikuti aturan main yang ketat. Kerena itu sebaiknya kamu harus mencatat beberapa hal yang harus dihindari.

Dinukil dari buku Advance Open Water Diver Manual, menuliskan beberapa tips yang harus dipertimbangkan, diantaranya :

  1. Gelombang

Gelombang atau ombak laut tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi para penyelam sebelum melakukan kegiatannnya. Jika ingin melakukan night dive maka sobat harus memilih spot dengan gelombang yang tenang.

Hal ini tentunya untuk mengurangi resiko kecelakaan. Biasanya gelombang yang sedang juga bisa berubah menjadi gelombang tinggi. Hal ini tentunya sulit diprediksi karena keadaan yang gelap dan memungkin sobat terbawa ombak.

  1. Arus

Selain gelombang yang tenang, sobat yang ingin merasakan sensasi night dive tentunya harus memperhatikan arus. Karena itu pilihlah spot dengan arus dan gelombang yang tenang, sehingga kamu akan aman menjelajahi keindahan bawah air.

Pelajari arus di spot sebelum night dive merupakan keharusan jika tidak ingin terhanyut. Alangkah bijaksananya jika sobat lebih dahulu mempelajari drift diving atau menyelam di wilayah berarus untuk menambah jam terbang.

  1. Kejernihan air

Nah, faktor yang satu ini tentu sangat penting ketika akan melakukan kegiatan night dive. Kejernihan air tentu menjadi hal yang penting. Karena sobat hanya dibantu senter sebagai penerangan, sehingga pastikan spot penyelaman memiliki visibility yang bagus.

Karena visibility yang buruk bisa mengacaukan navigasi. Bahkan membuat kamu tidak bisa menikmati keindahan bawah laut dengan maksimal.

  1. Berhati-hati

Sikap berhati-hati bagi sobat yang ingin melakukan night dive tentunya menjadi hal yang penting. Daya penglihatan yang terbatas dan bergantung pada lampu senter tentu harus menanamkan sikap super hati-hati.

Tetaplah tenanng di dalam air. Karena resiko untuk tersangkut jaring ikan atau tali akan lebih besar. Jadi cobalah untuk tetap awas dengan keadaan sekitar ya..

  1. Spot terselubung

Nah sebelum sobat melakukan night dive sebaiknya kamu mulai mencari spot yang aman bersama orang yang mengetahui seluk beluk wilayah tersebut. Spot yang aman merupakan tempat penyelaman yang memililki akses langsung menuju permukaan laut.

Sebaiknya, hindarilah spot penyelaman di dalam gua atau wreck. Karena spot-spot tidak akan terlihat pada malam hariu sehingga bisa menimbulkan penyelam tersesat di dalam goa. Bagi sobat yang ingin mencoba alangkahnya baiknya jika kamu sudah memiliki sertifikat night dive.

Mau coba?

Solo Travel? Cermati 5 Tips Ini

Solo Travel memang memiliki pengalaman tersendiri. Meski demikian, kesiapan dan mental sobat pejalan harus dipersiapkan sebelum menjalani solo travel. Nah agar tidak mengalami kendala selama perjalanan.

Tantangan melakukan solo travel memang memberikan pengalaman berbeda, namun tips-tips dibawah ini dapat menjadikan kamu nyaman dalam melakukan solo Travel.

  1. Riset tentang destinasi tujuan

Mengetahui berbagai pengetahuan terkait destinasi yang akan kita tuju merupakan langkah penting sebelum melakukan perjalanan. Selain mencari hal-hal menarik yang ada di sebuah destinasi, cari juga segala resiko buruk yang bisa terjadi di sana.

Setelah mengetahui keuntungan dan kendala pada destinasi tujuan, maka sobat pejalan bisa menyusun jadwal dan mitigasi kendala yang akan dialami.

  1. Persiapkan itinerary

Dari riset yang telah sobat pejalan lakukan, maka sebagai solo travel maka wajib menyusun itinerary hal tersebut karena sobat pejalan harus bijak membagi waktu selama perjalanan, sehingga spot-spot yang akan dikunjungi dapat dilakukan tanpa mengalami kendala.

  1. Melakukan pemesanan secara daring

Persiapan selanjutnya adalah dengan menyiapkan segala pembayaran yang bersifat online, sehingga sobat pejalan tidak akan terkendala dengan masalah-masalah kecil seperti ini. Seperti memesan tiket pesawat, hotel, tempat wisata, sampai penyewaan kendaraan, pastikan  sobat pejalan telah memesannya melalui online. Sehingga sobat tidak harus merasa was-was dengan kalkulasi anggaran.

  1. Membawa barang secukupnya

Ini merupakan poin yang yang sangat pentig ketika sobat pejalan melakukan solo traveler. Dari hasil riset akan diketahui kemana sobat akan berlibur sehingga mampu mempersiapkan barang yang hendak dibawa secukupnya.

Hal ini tentunya berpengaruh dengan fisik sendiri jika membawa beban berlebihan. Sehingga efisiensi jenis barang juga menjadi pertimbangan tersendiri.

  1. Mencatat nomor darurat di kertas

Ini hal yang sering dilupakan ketika sobat pejalan ingin berlibur.  Tapi mulai sekarang biasakan mencatat nomor darurat di kertas ketika menghadapi kejadian yang tidak terduga. Jangan pernah mengandalkan gawai yang canggih saja.

Beberapa nomor darurat yang wajib dicatat antara lain nomor telepon kerabat terdekat, nomor telepon hotel tempat menginap, nomor telepon polisi dan rumah sakit setempat, serta nomor kedutaan besar Indonesia jika Anda solo travel ke luar negeri.

Tips Pilih 4 Kursi Nyaman Saat Penerbangan

Tips memilih kursi dalam sebuah penerbangan ternyata berpengaruh terhadap kenyamanan sobat berlibur atau berpergian. Karena ketika salah memilih posisi kursi yang salah, tentunya akan mengalami beberapa masalah akibat penerbangan.

Memang sebenarnya posisi kursi dalam penerbangan tidak akan berpengaruh jika sobat melakukan perjalanan udara dalam jarak dekat, artinya durasi penerbangan sobat sekitar 1 jam penerbangan. Tetapi hal tersebut akan menjadi siksaan tersendiri jika durasi penerbangan jarak jauh.

Nah, agar sobat nggak salah pilih posisi kursi pesawat dalam penerbangan dan akhirnya tidak menikmati perjalanan, maka perhatikan 4 tips dibawah ini saat melakukan penerbangan :

  1. Jam Pilih Kursi Pesawat

Memilih kursi pesawat saat ini bisa dilakukan melalui online, hampir seluruh maskapai di Indonesia sudah menerapkan sistem check-in 24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Selain itu, sobat juga langsung bisa memilih posisi kursi dan mendapatkan nomor kursi dalam penerbangan tersebut.

Sebaiknya untuk memilih kursi dilakukan ketika kursi masih bebas, dan tentunya pilihan kursi juga masih banyak tersedia. Jika sobat terpaksa check-in di bandara, maka usahakan datang jauh lebih cepat agar dapat pilihan kursi yang lebih baik.

  1. Bepergian dengan Buah Hati

Nah memilih posisi kursi penerbangan juga berpengaruh ketika sobat harus berpergian dengan buah hati atau anak kecil. Karena melakukan perjalanan dengan bayi atau balita tentu memerlukan perhatian yang lebih. Karena itu disarankan untuk memilih kursi pada bagian paling depan.

Pada bagian ini umumnya memiliki ruang yang lebih luas sehingga sobat bisa menjaga sang buah hati atau keponakan lebih leluasa. Bahkan ketika si kecil harus ke toilet, maka jaraknya pun tidak terlalu jauh menyusuri lorong pesawat.

  1. Lahan yang Lebih Luas

Dalam penerbangan kelas ekonomi memang jarak antara kursi didesain sangat dekat sehingga membuat sobat merasa nggak nyaman. Ruang antara kaki dan kursi di depan terkadang membuat sobat tersiksa, apalagi ketika harus ke toilet yang terpaksa harus mengganggu penumpang disebelah kita.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada posisi ruang kaki yang cukup lega sehingga sobat bisa lebih nyaman dalam penerbangan. Posisi ditengah pesawat depan pintu darurat selalu memberikan jarak yang cukup lega. Tetapi sayangnya, biasanya posisi di atas sayap ini lebih bising dibandingkan dengan posisi lainnya.

  1. Keluar Pesawat Lebih Cepat

Posisi selanjutnya adalah kursi bagian depan atau belakang yang digunakan untuk turun pesawat. Biasanya ketika pesawat baru mendarat banyak penumpang yang berebut untuk keluar dari pesawat lebih dahulu.

Nah pilihan duduk dibagian tengah tentu tidak dapat keluar terlebih dahulu. Sedangkan pada bagian belakang atau depan merupakan posisi yang tepat ketika sobat ingin cepat keluar dari pesawat.

  1. Menghindari Guncangan

Sama seperti berpergian menggunakan bus kota, tentu goncangan kerap terjadi dalam sebuah perjalanan. Begitu juga dengan pesawat ketika mengalami turbulensi tentu akan mengalami goncangan. Untuk itu disarankan sobat jangan memilih kursi bagian belakang, karena akan mengalami goncangan yang lebih keras.

Pilih bagian tengah atau diatas sayap tentu menjadi pilihan paling baik, karena sayap pesawat didesain untuk mengimbangi pesawat dari goncangan. Keseluruhan posisi duduk paling ideal ada pada bagian depan, selain lebih cepat keluar, lebih mudah ke toilet, lebih luas jaraknya dan lebih stabil ketika terjadi goncangan.

Nah itu tadi cara memilih seat pesawat biar liburanmu makin nyaman. Yuk ah berangkat!

Tips Liburan Aman Bersama Anak Saat Pandemi

Liburan bersama anak-anak memang memberikan pengalaman tersendiri, namun ditengah pandemic covid 19 yang semakin meningkat, tentunya hal tersebut membuat orang tua berpikir kembali untuk berwisata. Namun jika kamu sudah terlanjur memesan tiket, maka berikut ini beberapa tips agar liburan bersama anak aman di tengah pandemi.

Hal ini dapat dilakukan oleh wisatawan itu tersendiri dengan menjaga berapa perilaku yang penting ketika berwisata di tengah pandemi.

Salah satu manajemen perilaku yang harus dilakukan ditujukan kepada wisatawan yang membawa anak-anak. Bagi balita sebaiknya hindari dari sentuhan-sentuhan orang lain, kecuali dari keluarga inti sehingga dapat melindungi balita kita dari virus Covid 19.

Bahkan menurut ahli epidemologi, Hermawan ia menitik beratkan kepada balita. Karena balita masih belum memiliki pemikiran dan tindakan sendiri untuk menghindari kontak, sehingga orang dewasa wajib menerapkan manajemen perilaku.

Nah bagi anak-anak yang telah berusia diatas balita maka orang tua wajib memberikan edukasi terhadap protokol kesehatan sebelum mereka bermain dengan anak-anak lainnya di sebuah lokasi wisata yang ramai pengunjung.

Dari bagaimana cara mengunakan masker hingga kapan dan situasi seperti apa si anak harus menggunakan hand sanitaizer. Kesadaran dan pemahaman terhadap anak membuat mereka selalu waspada terhadap penyebaran covid 19.

Jaga protokol kesehatan saat anak bermain dengan temannya Jika anak membawa mainan sendiri saat liburan ke tempat wisata, ia mengimbau kepada orangtua agar mainan tidak digunakan orang lain selain anak mereka. Apabila terpaksa mainan dipinjamkan kepada anak-anak lain, orangtua dapat mengajari mereka untuk menggunakan hand sanitizer terlebih dahulu sebelum memegang mainan.

 

5 Tips Traveling Saat Pandemi

Kondisi pandemi Covid 19 yang saat ini memaksa masyarakat dunia untuk berdiam dirumah, namun setelah masa new normal ini maka banyak orang yang tak sabar untuk berlibur. Nah sebelum berlibur sebaiknya kamu harus memperhatikan tips-tips dibawah ini.

  1. Siapkan Dokumen

Salah satu yang dipersiapkan untuk berlibur dimasa pandemi ini diantaranya dengan menyiapkan dokumen yang menjadi hal wajib bagi setiap yang melakukan perjalanan jarak jauh.

Surat keterangan berdasarkan hasil tes PCR (swab) atau rapid test, saat ini telah menjadi tiket khusus untuk setiap orang yang ingin melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum dan penginapan. Selain hasil rapid test, Surat Keterangan Keluar Masuk (SIKM) juga masih diwajibkan untuk warga Jakarta yang keluar masuk dengan transportasi udara.

Rapid test merupakan salah satu syarat bagi penumpang angkutan niaga berjadwal, maupun carter yang akan melakukan perjalanan ke luar kota. Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 41 Tahun 2020.

  1. Perhatikan Peraturan New Normal di Setiap Destinasi

Dengan adanya new normal ini, maka banyak peraturan dan protokol dalam berwisata. Pastikan sudah mencari tahu infonya. Peraturan itu bisa terkait pembatasan jumlah tamu, penggunaan masker, pembelian tiket, dan lain sebagainya.

  1. Siapkan Starter Pack

Untuk menjaga agar tetap higienis, hygiene kit bisa menjadi senjata dan wajib kamu bawa saat traveling. Isi dari hygiene kit antara lain hand sanitizer, disinfektan spray, tisu basah, tisu kering, dan sabun cair.

Selain itu, barang yang paling wajib kamu bawa adalah masker. Di era new normal, masker menjadi salah satu hal wajib agar kamu dapat bepergian ke mana pun. Kamu bisa menggunakan masker utama dan membawa beberapa masker cadangan dalam tasmu. Jangan lupa membawa kantung untuk menyimpan masker bekas pakai.

  1. Staycation

Saat pandemi, staycation memang menjadi salah satu alternatif menarik untuk liburan atau sekadar refreshing, setelah beberapa bulan melakukan self-isolation di rumah tanpa perlu ke luar kota. Terlebih, saat ini hotel-hotel di Indonesia telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk tamunya, seperti halnya Hotel Pullman Jakarta Thamrin.

Berdasarkan pantauan kumparan beberapa waktu lalu, protokol new normal sudah bisa dijumpai saat memasuki hotel. kumparan pun harus mengisi form registrasi secara online melalui pemindaian kode QR dengan menggunakan smartphone.

Sebelum masuk ke hotel kamu juga akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh (tidak boleh lebih dari 37,3 derajat Celsius). Serta penyemprotan luggage dengan cairan disinfektan. Baru setelah itu para tamu bisa melakukan proses check-in.

  1. Tentukan Destinasi Wisata

Selama kasus COVID-19 belum menunjukkan penurunan yang berarti, sebaiknya pilih daerah liburan atau destinasi wisata yang tidak terlalu berdampak alias zona hijau. Traveling atau liburan di destinasi wisata yang berada di zona hijau dapat menurunkan risiko terpapar virus corona.

Selain itu, tempat wisata alam diprediksi akan jadi pilihan utama masyarakat untuk berlibur saat masa new normal. Jenis destinasi wisata ini dianggap akan memberikan manfaat yang besar dengan risiko rendah terhadap kesehatan.