Tips Aman Menginap di Hotel Versi WHO

Traveling Bersama Anak Yang Belum  Di Vaksin? Perhatikan Hal Ini!

Pada masa pandemi seperti saat ini traveling bersama anak tentu menjadi Masalah tersendiri. Bukan saja pemerintah sedang membatasi aktivitas masyarakat, tetapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum traveling bersama anak.

Meski sekarang ini program vaksinasi terus digencarkan pemerintah untuk mengatasi Covid-19, tetapi untuk saat ini belum ada lampu hijau vaksin corona buat anak-anak. Sehingga ketika kamu traveling bersama anak yang belum divaksin akan menjadi kendala tersendiri.

Tak hanya itu, selain rasa khawatir penularan Covid-19 kepada anak setelah liburan. Saat ini juga pemerintah mewajibkan mereka yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh harus memiliki sertifikat vaksin sebagai bukti telah melakukan vaksinasi.

Sayangnya jika kamu ingin sekali traveling bersama anak yang belum divaksin, karena memang belum ada anjuran pemerintah untuk vaksin bagi anak berumur 12 tahun ke bawah. Maka sebagai orang tua wajib memperhatikan beberapa hal dibawah ini.

Untuk mencegah penularan Covid 19 saat traveling, maka sebelumnya kamu harus memperhatikan tujuan liburan, akan bertemu dengan siapa saja, dan apa yang akan dilakukan ditempat wisata, maka 4 hal ini harus dilakukan untuk menjaga anak-anak tertular.

  1. Seberapa besar risiko Covid-19 bagi anak-anak?

Pertimbangkan rencana kamu yang ingin traveling bersama anak yang belum di vaksin. Pasalnya anak-anak yang belum divaksin tentu memiliki resiko tertular Covid 19 lebih tinggi. Selain resiko tertular langsung dan resiko menularkan kepada orang lain.

Walau pada umumnya anak-anak tidak memiliki penyakit berat yang dialami mereka yang berusia lanjut, sehingga angka kematian pada anak akibat Covid 19 tergolong rendah. Meski kasus kematian anak akibat Covid 19 tetap ada.

  1. Transportasi apa yang akan digunakan?

Menentukan transportasi yang digunakan saat traveling bersama anak yang belum divaksin harus menjadi poin yang harus diperhatikan. Pertama apakah menggunakan kendaraan pribadi (rental) atau menggunakan kendaraan umum.

Kedua jika menggunakan kendaraan umum, maka pertimbangan menggunakan pesawat, kereta, atau bus. Artinya kamu dan keluarga akan terus bertemu banyak orang saat menuju lokasi, sehingga meningkatkan resiko penularan Covid 19.

Ketika menggunakan jalur penerbangan maka kamu akan bertemu dengan banyak orang dari seluruh dunia, ketika berada di bandara atau pesawat. Sedangkan berpergian dengan menggunakan mobil lebih aman, karena bertemu dengan orang lebih banyak pada saat ditempat istirahat.

  1. Level di daerah sekitar destinasi wisata

Kali ini perhatikan lebih destinasi wisata yang akan kamu kunjungi bersama keluarga. Sebaiknya kamu hindari traveling bersama anak yang belum divaksin ke sebuah destinasi wisata dengan level penularan Covid yang tinggi.

Ketika berkunjung ke destinasi wisata dengan daerah level 4, maka akan semakin tinggi tingat penularan Covid 19 kepada kamu dan keluarga. Nah untuk itu kamu sebaiknya memilih destinasi wisata dengan daerah zona hijau yang aman buat anak-anak.

  1. Kegiatan apa yang aman?

Ketika telah menentukan destinasi wisata yang telah dipilih, maka sebaiknya pertimbangkan juga kegiatan apa yang akan kamu lakukan pada saat traveling bersama anak yang belum di vaksin. Hal ini penting untuk mengukur seberapa besar tingkat penularan Covid 19 pada anak.

Staycation menikmati fasilitas hotel atau kamu akan melakukan kegiatan luar ruangan yang bertemu dengan banyak orang. Disarankan ketika melakukan kegiatan diluar ruangan semaksimal mungkin menghindari bertemu orang diluar keluarga.

Kegiatan camping, hiking, menjelajah pulau menjadi pilihan kegiatan diuar rumah yang paling aman untuk menghindari bertemu dengan orang banyak. Jadi merencanakan kegiatan saat traveling juga sangat penting jika tidak ingin liburan terasa membosankan.

Itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat traveling bersama anak yang belum di vaksin. Nah tunggu apalagi, langsung deh rencanakan liburan buat bulan depan.

Penulis : Administrator Pejalan
Deskripsikan tentang anda

Tanggapan anda

Comments

No comments yet